Dicko : BromoFM Senin 23/02/2015 KRAKSAAN – Puncak peringatan Dua Tahun Hati Mengabdi berlangsung di Gedung Islamic Center (GIC) Kota K...
Dicko : BromoFM
Senin 23/02/2015
KRAKSAAN – Puncak peringatan Dua Tahun Hati Mengabdi berlangsung di Gedung Islamic Center (GIC) Kota Kraksaan, Senin (23/2). Dalam kesempatan tersebut disampaikan Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (ILPPD) Tahun 2014 dan Anugerah 2 Tahun Mengabdi.
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo ini dihadiri oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE didampingi anggota Komisi VIII DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si beserta anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Hadir pula Wakil Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Hj. Nunung Timbul Prihanjoko, Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo H. Moch. Nawi didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Probolinggo Hj. Yuni Nawi.
Sejumlah pimpinan organisasi keagamaan, sosial dan politik juga terlihat hadir. Seperti Ketua MUI Kabupaten Probolinggo KH. Munir Kholili dan Ketua FKUB Kabupaten Probolinggo KH Idrus Ali.
Peringatan Dua Tahun Hati Mengabdi ini dimeriahkan oleh penampilan Tari Kiprah Glipang dan fragmentari berjudul Hikayat Sri Tanjung yang mengisahkan tentang sejarah Candi Jabung yang ada di Kecamatan Paiton. Tidak ketinggalan pula samroh yang dibawah oleh grup samroh DWP Kabupaten Probolinggo.
Dalam kesempatan tersebut juga diberikan anugerah kepada perorangan atau lembaga yang selama ini dinilai telah membantu pencapaian visi-misi pemerintah daerah. Penghargaan ini dikelompokkan dalam empat bidang. Yakni bidang ekonomi, bidang sosial budaya, bidang ideologi politik dan bidang pertahanan, keamanan, hukum dan HAM.
Peringatan Dua Tahun Hatu Mengabdi ini juga dimeriahkan dengan persembahan Lagu Syukur dan Lagu Bagimu Negeri oleh seluruh Kepala SKPD dan Camat di lingkungan Pemkab Probolinggo dibawah pimpinan Sekretaris Daerah H. Moch. Nawi.
Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE dalam sambutannya mengungkapkan bahwa dalam masa kampanye lalu telah berjanji atas 9 (sembilan) program yang tertuang lewat misi dan visi, meliputi Program Hati Mesra, Program Hati Pro Rakyat, Program Pelayanan Prima, Program Permata Hati, Program Sehati, Program Hati Sehat, Program Pintar Berhati Mulia, Program Rumah Sehat dan Program Santri Sehat.
“Alhamdulillah 9 program tersebut dalam dua tahun ini telah kami wujudkan bertahap dan secara global yang terbagi dalam tiga kelompok besaran sasaran pokok pembangunan. Yakni, bidang ekonomi, kesehatan dan pendidikan,” ungkapnya.
Dalam bidang ekonomi jelas Bupati Tantri, yang telah dilakukan adalah melakukan rehap terhadap pasar sebagai pusat kegiatan ekonomi rakyat sehingga pengembangan fasilitas pasar dapat lebih banyak menampung pedagang dan memberikan rasa kenyamanan dalam bertransaksi.
“Selanjutnya pengembangan komoditas unggulan (One Village One Product) melalui stimulant bantuan sarana, produksi, permodalan dan pemasaran yang memberikan dampak peningkatan ekonomi produktif masyarakat,” jelasnya.
Selain itu, Kelompok Rumah Tangga Miskin didorong kearah kemandirian ekonomi melalui bantuan modal kerja dengan target 1000 RTM per tahun. Disamping juga memperhatikan kelayakan rumah huni dengan memberikan bantuan rehab rumah layak huni dengan capaian 1000 rumah per tahun. “Hal lain adalah pembangunan infrastruktur baik dalam bentuk pembangunan jalan sepanjang 5.725 km dan peningkatan/pemeliharaan sepanjang 63.938 Km,” ujarnya.
Dalam bidang kesehatan terang Bupati Tantri, capaiannya adalah prosentase desa memiliki Ponkesdes/Polindes telah mencapai 91,2%, pembinaan posyandu yang mencapai 1.312 posyandu, 766 posyandu purnama, 53 posyandu mandiri, 20 posyandu pratama dan 473 posyandu madya.
“Selain itu program pelayanan gratis baik rawat jalan maupun rawat inap di puskesmas dengan capaian 31,1 bahkan sebagai bentuk perhatian terhadap masyarakat miskin, Pemda telah membangun paviliun masyarakat miskin di RSUD Waluyo Jati Kraksaan,” terangnya.
Selanjutnya dalam bidang pendidikan tegas Bupati Tantri, melalui kegiatan strategis Wajar Dikdas dengan memberikan bantuan BSM terhadap 71.598 anak, penggalakan pemberantasan buta aksara dengan capaian 5000 orang rata-rata dalam satu tahun.
“Itulah gambaran global atas pertanggungjawaban kami dalam menerima amanah dari rakyat khususnya dalam capaian dua tahun terakhir,” tambahnya.
Menurut Bupati Tantri, Perda Kabupaten Probolinggo No. 6 tahun 2014 tentang APBD Kabupaten Probolinggo tahun anggaran 2015 memberikan cerminan dan bukti keberpihakan kepada rakyat dengan mengalokasikan anggaran belanja langsung sebesar Rp. 810,7 milyar dengan target untuk menangani program prioritas dalam besaran program peningkatan ekonomi, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, sosial dan pemberdayaan masyarakat.
“Secara detail dan transparan seluruh program kegiatan, lokasi dan sasaran dapat dilihat masyarakat di setiap kecamatan dengan harapan kemudian akan dapat berpartisipasi aktif dalam capaian dan target pembangunan di masing-masing kecamatan,” pungkasnya.(dc/fir)
Senin 23/02/2015
KRAKSAAN – Puncak peringatan Dua Tahun Hati Mengabdi berlangsung di Gedung Islamic Center (GIC) Kota Kraksaan, Senin (23/2). Dalam kesempatan tersebut disampaikan Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (ILPPD) Tahun 2014 dan Anugerah 2 Tahun Mengabdi.
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo ini dihadiri oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE didampingi anggota Komisi VIII DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si beserta anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Hadir pula Wakil Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Hj. Nunung Timbul Prihanjoko, Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo H. Moch. Nawi didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Probolinggo Hj. Yuni Nawi.
Sejumlah pimpinan organisasi keagamaan, sosial dan politik juga terlihat hadir. Seperti Ketua MUI Kabupaten Probolinggo KH. Munir Kholili dan Ketua FKUB Kabupaten Probolinggo KH Idrus Ali.
Peringatan Dua Tahun Hati Mengabdi ini dimeriahkan oleh penampilan Tari Kiprah Glipang dan fragmentari berjudul Hikayat Sri Tanjung yang mengisahkan tentang sejarah Candi Jabung yang ada di Kecamatan Paiton. Tidak ketinggalan pula samroh yang dibawah oleh grup samroh DWP Kabupaten Probolinggo.
Dalam kesempatan tersebut juga diberikan anugerah kepada perorangan atau lembaga yang selama ini dinilai telah membantu pencapaian visi-misi pemerintah daerah. Penghargaan ini dikelompokkan dalam empat bidang. Yakni bidang ekonomi, bidang sosial budaya, bidang ideologi politik dan bidang pertahanan, keamanan, hukum dan HAM.
Peringatan Dua Tahun Hatu Mengabdi ini juga dimeriahkan dengan persembahan Lagu Syukur dan Lagu Bagimu Negeri oleh seluruh Kepala SKPD dan Camat di lingkungan Pemkab Probolinggo dibawah pimpinan Sekretaris Daerah H. Moch. Nawi.
Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE dalam sambutannya mengungkapkan bahwa dalam masa kampanye lalu telah berjanji atas 9 (sembilan) program yang tertuang lewat misi dan visi, meliputi Program Hati Mesra, Program Hati Pro Rakyat, Program Pelayanan Prima, Program Permata Hati, Program Sehati, Program Hati Sehat, Program Pintar Berhati Mulia, Program Rumah Sehat dan Program Santri Sehat.
“Alhamdulillah 9 program tersebut dalam dua tahun ini telah kami wujudkan bertahap dan secara global yang terbagi dalam tiga kelompok besaran sasaran pokok pembangunan. Yakni, bidang ekonomi, kesehatan dan pendidikan,” ungkapnya.
Dalam bidang ekonomi jelas Bupati Tantri, yang telah dilakukan adalah melakukan rehap terhadap pasar sebagai pusat kegiatan ekonomi rakyat sehingga pengembangan fasilitas pasar dapat lebih banyak menampung pedagang dan memberikan rasa kenyamanan dalam bertransaksi.
“Selanjutnya pengembangan komoditas unggulan (One Village One Product) melalui stimulant bantuan sarana, produksi, permodalan dan pemasaran yang memberikan dampak peningkatan ekonomi produktif masyarakat,” jelasnya.
Selain itu, Kelompok Rumah Tangga Miskin didorong kearah kemandirian ekonomi melalui bantuan modal kerja dengan target 1000 RTM per tahun. Disamping juga memperhatikan kelayakan rumah huni dengan memberikan bantuan rehab rumah layak huni dengan capaian 1000 rumah per tahun. “Hal lain adalah pembangunan infrastruktur baik dalam bentuk pembangunan jalan sepanjang 5.725 km dan peningkatan/pemeliharaan sepanjang 63.938 Km,” ujarnya.
Dalam bidang kesehatan terang Bupati Tantri, capaiannya adalah prosentase desa memiliki Ponkesdes/Polindes telah mencapai 91,2%, pembinaan posyandu yang mencapai 1.312 posyandu, 766 posyandu purnama, 53 posyandu mandiri, 20 posyandu pratama dan 473 posyandu madya.
“Selain itu program pelayanan gratis baik rawat jalan maupun rawat inap di puskesmas dengan capaian 31,1 bahkan sebagai bentuk perhatian terhadap masyarakat miskin, Pemda telah membangun paviliun masyarakat miskin di RSUD Waluyo Jati Kraksaan,” terangnya.
Selanjutnya dalam bidang pendidikan tegas Bupati Tantri, melalui kegiatan strategis Wajar Dikdas dengan memberikan bantuan BSM terhadap 71.598 anak, penggalakan pemberantasan buta aksara dengan capaian 5000 orang rata-rata dalam satu tahun.
“Itulah gambaran global atas pertanggungjawaban kami dalam menerima amanah dari rakyat khususnya dalam capaian dua tahun terakhir,” tambahnya.
Menurut Bupati Tantri, Perda Kabupaten Probolinggo No. 6 tahun 2014 tentang APBD Kabupaten Probolinggo tahun anggaran 2015 memberikan cerminan dan bukti keberpihakan kepada rakyat dengan mengalokasikan anggaran belanja langsung sebesar Rp. 810,7 milyar dengan target untuk menangani program prioritas dalam besaran program peningkatan ekonomi, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, sosial dan pemberdayaan masyarakat.
“Secara detail dan transparan seluruh program kegiatan, lokasi dan sasaran dapat dilihat masyarakat di setiap kecamatan dengan harapan kemudian akan dapat berpartisipasi aktif dalam capaian dan target pembangunan di masing-masing kecamatan,” pungkasnya.(dc/fir)



COMMENTS