Dicko Bromo FM Rabu 11/02/2015 KRAKSAAN – Harga komoditas lombok merah besar di beberapa pasar tradisional di Kabupaten Probolinggo...
Dicko Bromo FM
Rabu 11/02/2015
KRAKSAAN
– Harga komoditas lombok merah besar di beberapa pasar tradisional di
Kabupaten Probolinggo naik drastis. Tidak tanggung-tanggung, kenaikannya
mencapai 100 persen dari Rp. 5.000/kg menjadi Rp. 10.000/kg.
“Sesuai dengan hasil survey di beberapa pasar, harga sejumlah komoditas pertanian mengalami kenaikan dan penurunan harga. Salah satunya lombok merah besar yang naik drastis dibandingkan dengan minggu sebelumnya,” ungkap Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Probolinggo Mahbub Zunaidi, Selasa (10/2).
Menurut Mahbub, kenaikan harga disebabkan oleh menurunnya produksi di tingkat petani, sementara permintaan meningkat. “Sedangkan penurunan disebabkan ketersediaan yang mencukupi permintaan pasar,” jelasnya.
Komoditas pertanian yang mengalami kenaikan harga meliputi beras IR 64 Premium dari Rp. 9.100/kg menjadi Rp. 9.400/kg, beras IR 64 Medium dari Rp. 8.600/kg menjadi Rp. 8.700, kacang tanah gelondong dari Rp. 8.000/kg menjadi Rp. 9.000/kg dan kacang tanah ose dari Rp. 19.000/kg menjadi Rp. 20.000/kg.
Selain itu, kol bulat dari Rp. 4.000/kg menjadi Rp. 5.000/kg, wortel dari Rp. 18.000/kg menjadi Rp. 20.000/kg, mangga dari Rp. 8.000/kg menjadi Rp. 10.000/kg, belimbing dari Rp. 5.000/kg menjadi Rp. 7.000/kg dan melon dari Rp. 6.000/kg menjadi Rp. 7.000/kg.
Sementara penurunan harga komoditas pertanian hanya terjadi pada kacang hijau dari Rp. 19.000/kg menjadi Rp. 18.000/kg dan bawang merah dari Rp. 9.000/kg menjadi Rp. 8.000/kg. Sedangkan harga komoditas pertanian lainnya fluktuatif.(dc/fir)
Rabu 11/02/2015
KRAKSAAN
– Harga komoditas lombok merah besar di beberapa pasar tradisional di
Kabupaten Probolinggo naik drastis. Tidak tanggung-tanggung, kenaikannya
mencapai 100 persen dari Rp. 5.000/kg menjadi Rp. 10.000/kg.“Sesuai dengan hasil survey di beberapa pasar, harga sejumlah komoditas pertanian mengalami kenaikan dan penurunan harga. Salah satunya lombok merah besar yang naik drastis dibandingkan dengan minggu sebelumnya,” ungkap Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Probolinggo Mahbub Zunaidi, Selasa (10/2).
Menurut Mahbub, kenaikan harga disebabkan oleh menurunnya produksi di tingkat petani, sementara permintaan meningkat. “Sedangkan penurunan disebabkan ketersediaan yang mencukupi permintaan pasar,” jelasnya.
Komoditas pertanian yang mengalami kenaikan harga meliputi beras IR 64 Premium dari Rp. 9.100/kg menjadi Rp. 9.400/kg, beras IR 64 Medium dari Rp. 8.600/kg menjadi Rp. 8.700, kacang tanah gelondong dari Rp. 8.000/kg menjadi Rp. 9.000/kg dan kacang tanah ose dari Rp. 19.000/kg menjadi Rp. 20.000/kg.
Selain itu, kol bulat dari Rp. 4.000/kg menjadi Rp. 5.000/kg, wortel dari Rp. 18.000/kg menjadi Rp. 20.000/kg, mangga dari Rp. 8.000/kg menjadi Rp. 10.000/kg, belimbing dari Rp. 5.000/kg menjadi Rp. 7.000/kg dan melon dari Rp. 6.000/kg menjadi Rp. 7.000/kg.
Sementara penurunan harga komoditas pertanian hanya terjadi pada kacang hijau dari Rp. 19.000/kg menjadi Rp. 18.000/kg dan bawang merah dari Rp. 9.000/kg menjadi Rp. 8.000/kg. Sedangkan harga komoditas pertanian lainnya fluktuatif.(dc/fir)


COMMENTS