Dicko : BromoFM Rabu 25/02/2015 SUMBERASIH - Banjir luapan air sungai akibat curah hujan yang tinggi telah merendam puluhan rumah pendudu...
Dicko : BromoFM
Rabu 25/02/2015
SUMBERASIH - Banjir luapan air sungai akibat curah hujan yang tinggi telah merendam puluhan rumah penduduk di Desa Pesisir, Lemah Kembar, Banjarsari dan Laweyan di Kecamatan Sumberasih. Tidak hanya, SDN Pesisir I yang berada di pinggir jalur pantura juga tidak luput dari genangan air banjir.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap para korban banjir tersebut, Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE didampingi sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Muspika Sumberasih meninjau lokasi banjir sekaligus memberikan bantuan paket sembako para korban banjir, Rabu (25/2).
Sedikitnya ada 273 Kepala Keluarga (KK) di Kecamatan Sumberasih yang mendapatkan bantuan paket sembako. Rinciannya, Desa Pesisir sebanyak 62 KK, Desa Lemah Kembar sebanyak 186 KK, Desa Banjarsari sebanyak 20 KK dan Desa Lawean sebanyak 5 KK.
Sehubungan dengan curah hujan yang masih tinggi, Bupati Tantri meminta kepada masyarakat untuk senantiasa waspada terlebih jika turun hujan secara terus menerus. Terlebih hujan tersebut turun pada malam hari. “Masyarakat harus tetap waspada begitu hujan turun terus menerus. Hal ini perlu dilakukan agar tidak terjadi musibah dan menelan korban jiwa,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tantri juga mengunjungi SDN Pesisir I yang juga tergenang banjir bercampur lumpur. Bahkan pada kunjungannya di sekolah tersebut, Bupati Tantri membantu siswa yang sedang membersihkan ruangan kelasnya. Sebab tiga ruangan sekolah tersebut masih belum bisa digunakan karena air baru surut pagi harinya. Oleh karenanya kondisi kelas masih basah dan kotor.
“Melihat kondisinya memang memprihatinkan. Secara umum memang sudah bagus, hanya saja yang tiga kelas ini perlu diperbaiki. Kalau tidak setiap tahun akan selalu tergenang banjir. Karena itu, saya ikhtiarkan tahun ini sudah bisa diperbaiki,” pungkasnya.
Sementara Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurjayadi mengungkapkan bahwa bantuan paket sembako ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dari Pemerintah Daerah kepada masyarakat yang terkena musibah banjir. “Semoga bantuan sembako yang diberikan ini dapat memberikan manfaat kepada masyarakat untuk menyambung kebutuhan hidup sehari-hari,” ungkapnya
Rabu 25/02/2015
SUMBERASIH - Banjir luapan air sungai akibat curah hujan yang tinggi telah merendam puluhan rumah penduduk di Desa Pesisir, Lemah Kembar, Banjarsari dan Laweyan di Kecamatan Sumberasih. Tidak hanya, SDN Pesisir I yang berada di pinggir jalur pantura juga tidak luput dari genangan air banjir.Sebagai bentuk kepedulian terhadap para korban banjir tersebut, Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE didampingi sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Muspika Sumberasih meninjau lokasi banjir sekaligus memberikan bantuan paket sembako para korban banjir, Rabu (25/2).
Sedikitnya ada 273 Kepala Keluarga (KK) di Kecamatan Sumberasih yang mendapatkan bantuan paket sembako. Rinciannya, Desa Pesisir sebanyak 62 KK, Desa Lemah Kembar sebanyak 186 KK, Desa Banjarsari sebanyak 20 KK dan Desa Lawean sebanyak 5 KK.
Sehubungan dengan curah hujan yang masih tinggi, Bupati Tantri meminta kepada masyarakat untuk senantiasa waspada terlebih jika turun hujan secara terus menerus. Terlebih hujan tersebut turun pada malam hari. “Masyarakat harus tetap waspada begitu hujan turun terus menerus. Hal ini perlu dilakukan agar tidak terjadi musibah dan menelan korban jiwa,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tantri juga mengunjungi SDN Pesisir I yang juga tergenang banjir bercampur lumpur. Bahkan pada kunjungannya di sekolah tersebut, Bupati Tantri membantu siswa yang sedang membersihkan ruangan kelasnya. Sebab tiga ruangan sekolah tersebut masih belum bisa digunakan karena air baru surut pagi harinya. Oleh karenanya kondisi kelas masih basah dan kotor.
“Melihat kondisinya memang memprihatinkan. Secara umum memang sudah bagus, hanya saja yang tiga kelas ini perlu diperbaiki. Kalau tidak setiap tahun akan selalu tergenang banjir. Karena itu, saya ikhtiarkan tahun ini sudah bisa diperbaiki,” pungkasnya.
Sementara Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurjayadi mengungkapkan bahwa bantuan paket sembako ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dari Pemerintah Daerah kepada masyarakat yang terkena musibah banjir. “Semoga bantuan sembako yang diberikan ini dapat memberikan manfaat kepada masyarakat untuk menyambung kebutuhan hidup sehari-hari,” ungkapnya


COMMENTS