Dicko : BromoFM Senin 23/02/2015 TONGAS - Bencana banjir yang disebabkan luapan air sungai telah menimpa sedikitnya 169 rumah Kepala Kelu...
Dicko : BromoFM
Senin 23/02/2015
TONGAS - Bencana banjir yang disebabkan luapan air sungai telah menimpa sedikitnya 169 rumah Kepala Keluarga (KK) di Kecamatan Tongas, Senin (23/2) malam. Rinciannya, 127 KK berada di Dusun Bayeman Tengah Desa Bayeman dan 142 KK di Dusun Mrico Desa Tanjungrejo.
Sebagai bentuk perhatian khusus terhadap para korban banjir tersebut, Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE meninjau langsung kondisi para korban sekaligus memberikan bantuan paket sembako, Selasa (24/2).
Turut mendampingi dalam kesempatan tersebut Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurjayadi, Kepala Dinas Sosial Mashuri Effendi dan sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Probolinggo.
Bupati Tantri mengatakan bahwa musibah yang dialami oleh masyarakat tersebut adalah ujian dari Allah SWT. “Setiap ujian dari Allah harus dihadapi dengan ikhlas dan sabar. Musibah ini merupakan sebuah peringatan agar kita tidak lupa kepada Allah SWT,” ujarnya.
Menurut Bupati Tantri, kedatangannya ini bertujuan untuk mempererat silaturahim sekaligus untuk menyerahkan bantuan paket sembako kepada masyarakat korban banjir. ”Semoga bantuan ini bisa bermanfaat untuk meringankan penderitaan masyarakat yang baru saja dilanda musibah banjir,” jelasnya.
Sementara Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurjayadi mengungkapkan bahwa banjir ini disebabkan meluapnya air sungai pada lorong-lorong yang tidak dapat menampung banyaknya debit air sungai yang disebabkan curah hujan yang tinggi. Hal ini mengakitbatkan terjadinya pendangkalan sungai.
“Luapan air yang memasuki lingkungan dan rumah-rumah warga Dusun Bayeman Tengah Desa Bayeman mencapai ketinggian 50 cm. Sementara di Dusun Mrico Desa Tanjungrejo luapannya mencapai 80 cm atau setinggi pinggang orang dewasa,” ungkapnya
Senin 23/02/2015
TONGAS - Bencana banjir yang disebabkan luapan air sungai telah menimpa sedikitnya 169 rumah Kepala Keluarga (KK) di Kecamatan Tongas, Senin (23/2) malam. Rinciannya, 127 KK berada di Dusun Bayeman Tengah Desa Bayeman dan 142 KK di Dusun Mrico Desa Tanjungrejo.Sebagai bentuk perhatian khusus terhadap para korban banjir tersebut, Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE meninjau langsung kondisi para korban sekaligus memberikan bantuan paket sembako, Selasa (24/2).
Turut mendampingi dalam kesempatan tersebut Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurjayadi, Kepala Dinas Sosial Mashuri Effendi dan sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Probolinggo.
Bupati Tantri mengatakan bahwa musibah yang dialami oleh masyarakat tersebut adalah ujian dari Allah SWT. “Setiap ujian dari Allah harus dihadapi dengan ikhlas dan sabar. Musibah ini merupakan sebuah peringatan agar kita tidak lupa kepada Allah SWT,” ujarnya.
Menurut Bupati Tantri, kedatangannya ini bertujuan untuk mempererat silaturahim sekaligus untuk menyerahkan bantuan paket sembako kepada masyarakat korban banjir. ”Semoga bantuan ini bisa bermanfaat untuk meringankan penderitaan masyarakat yang baru saja dilanda musibah banjir,” jelasnya.
Sementara Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurjayadi mengungkapkan bahwa banjir ini disebabkan meluapnya air sungai pada lorong-lorong yang tidak dapat menampung banyaknya debit air sungai yang disebabkan curah hujan yang tinggi. Hal ini mengakitbatkan terjadinya pendangkalan sungai.
“Luapan air yang memasuki lingkungan dan rumah-rumah warga Dusun Bayeman Tengah Desa Bayeman mencapai ketinggian 50 cm. Sementara di Dusun Mrico Desa Tanjungrejo luapannya mencapai 80 cm atau setinggi pinggang orang dewasa,” ungkapnya


COMMENTS