Dicko : BromoFM Senin 23/02/2015 KRAKSAAN -Melihat group band dari sekelompok pemuda ini, seperti melihat pemuda lain pada umumnya. Gro...
Dicko : BromoFM
Senin 23/02/2015
KRAKSAAN-Melihat group band dari sekelompok pemuda ini, seperti melihat pemuda lain pada umumnya. Group band ini terbilang profesional damap berunjuk kebolehannya, cara bermain musil dan vokalnya, meski beberapa orang ini mempunyai keterbatasan fisik.
Kelompok band ini berdiri dari pelajar SLB (Sekolah Luar Biasa), yang saat ini telah populer di Kota Probolinggo, namun dua orang diantaranya berasal dari Kabupaten Probolinggo, yakni Ansory pada vokal dan Risky pada kiboard. Sedangkan rekannya Mugiarto pada drum, Iqbal pada bass, Tomi Aboy pada gitar melodi, sudah 4 tahun ini sering tampil diacara-acara panging hiburan di Kota Probolinggo.
Keduanya dari SLB Dharma Asih Kota Kraksaan, namun keduanya mengikuti group band di Kota Probolinggo, bersama rekannya yang selama ini telah mendirikan band dengan kompak.
“Kami tunjukan kepada masyarakat, bahwa kami mampu berkarya, sebagai insane yang mempunyai keterbatasan fisik,”kata Risky.
Menurutnya, dengan berdirinya band ini dibantu dengan sang vokalis, dan teman-temannya yang lain, sehingga band yang telah berdiri selam 4 tahun ini masih mampu bertahan samapai sekarang.
“Kekompakan dalam sebuah kelompok itu memang sangat dipentingkan, kita harus mempuny ai pemikiran sejalan agar semua berjalan dengan baik, dan tidak saling menyalah satu dengan yang lain,”tutur Ansory yang berperan sebagai vokalis.(dc/fir)
Senin 23/02/2015
KRAKSAAN-Melihat group band dari sekelompok pemuda ini, seperti melihat pemuda lain pada umumnya. Group band ini terbilang profesional damap berunjuk kebolehannya, cara bermain musil dan vokalnya, meski beberapa orang ini mempunyai keterbatasan fisik.
Kelompok band ini berdiri dari pelajar SLB (Sekolah Luar Biasa), yang saat ini telah populer di Kota Probolinggo, namun dua orang diantaranya berasal dari Kabupaten Probolinggo, yakni Ansory pada vokal dan Risky pada kiboard. Sedangkan rekannya Mugiarto pada drum, Iqbal pada bass, Tomi Aboy pada gitar melodi, sudah 4 tahun ini sering tampil diacara-acara panging hiburan di Kota Probolinggo.
Keduanya dari SLB Dharma Asih Kota Kraksaan, namun keduanya mengikuti group band di Kota Probolinggo, bersama rekannya yang selama ini telah mendirikan band dengan kompak.
“Kami tunjukan kepada masyarakat, bahwa kami mampu berkarya, sebagai insane yang mempunyai keterbatasan fisik,”kata Risky.
Menurutnya, dengan berdirinya band ini dibantu dengan sang vokalis, dan teman-temannya yang lain, sehingga band yang telah berdiri selam 4 tahun ini masih mampu bertahan samapai sekarang.
“Kekompakan dalam sebuah kelompok itu memang sangat dipentingkan, kita harus mempuny ai pemikiran sejalan agar semua berjalan dengan baik, dan tidak saling menyalah satu dengan yang lain,”tutur Ansory yang berperan sebagai vokalis.(dc/fir)



COMMENTS