Dicko : BromoFM Selasa 06/07/2015 KRAKSAAN-Indra Yulianto salah satu korban AirAsia QZ8501 sudah teridentifikasi, diantara 3 anak dan i...
Dicko : BromoFM
Selasa 06/07/2015
KRAKSAAN-Indra Yulianto salah satu korban AirAsia QZ8501 sudah teridentifikasi, diantara 3 anak dan istrinya, V S Andrijany (44), Albertus Eka Surya Yulinato (10) dan Stephanie Yulianto (14). Namun demikian, meski jenazahnya belum tahu pasti akan dimakamkan dimana, pihak keluarganya sampai saat ini belum mempersiapkan segala sesuatunya utuk penyabutan jenazah Indra Yulianto.
Suasana dirumah duka di Kelurahan Kraksaan Wetan,Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, masih tampak sepi, tidak ada yang menjaganya. Bahkan, pagar rumah dan pintu rumahnya terkunci rapat.
“Kemarin saudara-saudaranya yang tinggalnya tidak jauh dari sini, hanya masuk mengambil baju saja, barusan beberapa saudara-saudaranya juga banyak yang masuk tapi hanya sebentar saja,”kata Rama salah satu tetangga dekat korban.
Sementara Urip Mujiono salah satu staf di Kelurahan Kraksaan Wetan, pihak keluarganya hanya melakukan bersih-bersih dirumah duka, dan sampai saat ini pihak keluarga belum ada konfirmasi ke pihak Kelurahan terkait penyambutan jenazah.
“Untuk sementara ini dari informasi keluarganya masih menunggu telepon selanjutnya untuk pemakaman jenazah pak Indra Yulianto. Keluarganya disini memang sedikit agak tertutup terkait peristiwa ini,”jelas Urip.(dc/fir)
Selasa 06/07/2015
KRAKSAAN-Indra Yulianto salah satu korban AirAsia QZ8501 sudah teridentifikasi, diantara 3 anak dan istrinya, V S Andrijany (44), Albertus Eka Surya Yulinato (10) dan Stephanie Yulianto (14). Namun demikian, meski jenazahnya belum tahu pasti akan dimakamkan dimana, pihak keluarganya sampai saat ini belum mempersiapkan segala sesuatunya utuk penyabutan jenazah Indra Yulianto.
Suasana dirumah duka di Kelurahan Kraksaan Wetan,Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, masih tampak sepi, tidak ada yang menjaganya. Bahkan, pagar rumah dan pintu rumahnya terkunci rapat.
“Kemarin saudara-saudaranya yang tinggalnya tidak jauh dari sini, hanya masuk mengambil baju saja, barusan beberapa saudara-saudaranya juga banyak yang masuk tapi hanya sebentar saja,”kata Rama salah satu tetangga dekat korban.
Sementara Urip Mujiono salah satu staf di Kelurahan Kraksaan Wetan, pihak keluarganya hanya melakukan bersih-bersih dirumah duka, dan sampai saat ini pihak keluarga belum ada konfirmasi ke pihak Kelurahan terkait penyambutan jenazah.
“Untuk sementara ini dari informasi keluarganya masih menunggu telepon selanjutnya untuk pemakaman jenazah pak Indra Yulianto. Keluarganya disini memang sedikit agak tertutup terkait peristiwa ini,”jelas Urip.(dc/fir)


COMMENTS