Dicko : BromoFM Selasa 02/12/2014 PROBOLINGGO - Sebagai upaya untuk menekan pelangaran disiplin terhadap siswa sekolah di ruang lingku...
Dicko : BromoFM
Selasa 02/12/2014
Selasa 02/12/2014
PROBOLINGGO- Sebagai upaya untuk menekan pelangaran disiplin terhadap siswa sekolah di ruang lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Probolinggo. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengelar razia di berbagai sekolah tingkat SMA di Kabupaten Probolinggo. Salah satunya adalah SMAN 1 Leces dan SMAN 1 Dringu. Operasi yang berlangsung pada Selasa (2/12/14) tersebut, menindak sepeda motor plat merah yang dibawa oleh pelajar.
Sebab, selama ini banyak diketahui, pelajar tingkat SMA membawa sepeda motor plat merah, yang bisanya digunakan untuk Dinas oleh orang tuanya, ternyata diberi kesempatan untuk dibawa putra-putrinya ke sekolah.
Sebab, selama ini banyak diketahui, pelajar tingkat SMA membawa sepeda motor plat merah, yang bisanya digunakan untuk Dinas oleh orang tuanya, ternyata diberi kesempatan untuk dibawa putra-putrinya ke sekolah.
Dalam operasi itu, petugas menemukan sepeda motor termodifikasi yang tidak dilengkapi dengan spion juga. Bahkan, masih banyak menggunakan kenalpot brong di setiap sekolah tingkat SMA DI Kabupaten Probolinggo.
Menurut Kasatpol PP Kabupaten Probolinggo, Ach.Aruman mengatakan, razia dilakukan untuk mendisiplinkan pelajar di lingkungan Kabupaten Probolinggo, agar mereka tidak menyalahi aturan yang ada, serta tidak membawa motor plat merah lagi.
"Sebelumnya kita pernah mendapati adanya motor plat merah yang di gunakan siswa sekolah tingkat SMA. Oleh sebab itu hari ini kita menyisir beberapa sekolah untuk mendisiplinkan mereka (pelajar) dan mendata kendaraan dinas yang di pakai oleh anak pelajar," tegasnya.
Aruman juga menambahkan, selain merazia motor plat merah, pihaknya juga melakukan razai terhadap pelajar yang bolos sekolah. “Kami juga terjun ke tempat-tempat pariwisata di Kabupaten Probolinggo. Terutama di warnet, dimana warnet untuk saat ini menjadi persinggahan anak sekolah saat jam sekolah masih aktif.
Jika terdapat pelajar yang menggunakan motor plat merah, maka akan dibawa ke kantor Satpol dan langsung memanggil orang tuanya. Jika juga terdapat anak yang membolos, akan dibina dan akan memanggil guru dan orang tuanya. Setelah dilakukan operasi yang dimaksud, ternyata pihak Satpol PP tidak menemukan motor plat merah dan pelajar yang bolos.(dc/fir)Aruman juga menambahkan, selain merazia motor plat merah, pihaknya juga melakukan razai terhadap pelajar yang bolos sekolah. “Kami juga terjun ke tempat-tempat pariwisata di Kabupaten Probolinggo. Terutama di warnet, dimana warnet untuk saat ini menjadi persinggahan anak sekolah saat jam sekolah masih aktif.


COMMENTS