Dicko ; BromoFM Selasa 30/12/2014 Kraksaan -Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo, bersama Bulog Jaw...
Dicko ; BromoFM
Selasa 30/12/2014
Kraksaan-Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo, bersama Bulog Jawa Timur menggelar operasi pasar di momen menjelang Natal dan Tahun Baru. Operasi tersebut di gelar di pasar Semampir, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.
Menururt Kepala Disperindag Kabupaten Probolinggo, Sidik Widjanarko melalui Kepala Bidang Perdagangan, RR Deny Kartika Sari mengatakan, operasi pasar itu dimaksudkan untuk menekan inflasi, atau kenaikan barang yang terlalu tinggi akibat tingginya permintaan masyarakat.
Selain itu Deny juga mengatakan, operasi pasar akan dilakukan selama harga masih belum normal, namun operasi hanya bias di lakukan pada moment tertentu. Di Kabupaten Prtobolinggo sendiri, jelang tahun baru ini pihak Disperindag dan Bulog sudah menggelar operasi di beberapa Kecamatan, yakni di Bantaran, Leces, Kraksaan dan Dringu.
“Jelang dan pasca perayaan tahun baru, operasi pasar terus digelar,” ujar Deny.
Dalam operasi pasar tersebut, Bulog dan Disperindag akan memberikan subsidi ongkos angkut bagi sejumlah kebutuhan pokok masyarakat. Otomatis harganya lebih murah dibandingkan yang dijual di pasaran.
“Harga beras yang dijualnya Rp 8.600 per kg, gula pasir Rp 8.500, tepung terigu rp 7.500, sedangkan minyak goreng Rp 9.700. Setiap operasi kami mempersiapkan 1 ton bahan pokok yang disediakan untuk masyarakat,”ungkapnya.
Ia menambahkan, menjelang natal dan tahun baru, sejumlah kebutuhan pokok sebagian besar masih mengalami kenaikan, dari itu Disperindag bersama Bulog menyikapi hal tersebut.(dc/fir)
Selasa 30/12/2014
Kraksaan-Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo, bersama Bulog Jawa Timur menggelar operasi pasar di momen menjelang Natal dan Tahun Baru. Operasi tersebut di gelar di pasar Semampir, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.
Menururt Kepala Disperindag Kabupaten Probolinggo, Sidik Widjanarko melalui Kepala Bidang Perdagangan, RR Deny Kartika Sari mengatakan, operasi pasar itu dimaksudkan untuk menekan inflasi, atau kenaikan barang yang terlalu tinggi akibat tingginya permintaan masyarakat.
Selain itu Deny juga mengatakan, operasi pasar akan dilakukan selama harga masih belum normal, namun operasi hanya bias di lakukan pada moment tertentu. Di Kabupaten Prtobolinggo sendiri, jelang tahun baru ini pihak Disperindag dan Bulog sudah menggelar operasi di beberapa Kecamatan, yakni di Bantaran, Leces, Kraksaan dan Dringu.
“Jelang dan pasca perayaan tahun baru, operasi pasar terus digelar,” ujar Deny.
Dalam operasi pasar tersebut, Bulog dan Disperindag akan memberikan subsidi ongkos angkut bagi sejumlah kebutuhan pokok masyarakat. Otomatis harganya lebih murah dibandingkan yang dijual di pasaran.
“Harga beras yang dijualnya Rp 8.600 per kg, gula pasir Rp 8.500, tepung terigu rp 7.500, sedangkan minyak goreng Rp 9.700. Setiap operasi kami mempersiapkan 1 ton bahan pokok yang disediakan untuk masyarakat,”ungkapnya.
Ia menambahkan, menjelang natal dan tahun baru, sejumlah kebutuhan pokok sebagian besar masih mengalami kenaikan, dari itu Disperindag bersama Bulog menyikapi hal tersebut.(dc/fir)


COMMENTS