Dicko : BromoFM Sabtu 13/12/2014 SUMBERASIH – Kecamatan Sumberasih merupakan penghasil komoditas jagung terbesar di Kabupaten Proboling...
Dicko : BromoFM
Sabtu 13/12/2014
SUMBERASIH – Kecamatan Sumberasih merupakan penghasil komoditas jagung terbesar di Kabupaten Probolinggo. Bahkan Badan Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Jawa Timur telah mengujicobakan bibit unggul produksi BPTP di Sumberasih dan berhasil baik.
Untuk memanfaatkan potensi tersebut, Dinas Pertanian (Dispertan) bekerja sama dengan BPTP Jawa Timur memberikan pelatihan teknologi pengolahan jagung di tempat Kelompok Tani Dewi Sri Desa Lemahkembar Kecamatan Sumberasih, Rabu (3/12) lalu.
Pelatihan diikuti 40 peserta terdiri dari Kelompok Usaha Produktif (KUP) Tongas-Sumberasih dan anggota Kelompok Tani Dewi Sri. Kegiatan itu dihadiri Kepala Bidang Usaha Tani Dispertan Kabupaten Probolinggo Imam Kamaru dan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Sumberasih Ny. Andi Yuni Edy Suryanto.
Dalam sambutannya, Ny. Andi Yuni Edy Suryanto mengungkapkan, pelatihan pengolahan jagung ini sangat positif dalam rangka menambah pengetahuan dan keterampilan masyarakat untuk diversifikasi pangan sekaligus memasyarakatkan jenis pangan non beras.
Sementara Imam Kamaru mengatakan, pelatihan tersebut sangat bermanfaat untuk meningkatkan nilai tambah produk pertanian utamanya jagung. Di mana dengan adanya teknologi pengolahan ini akan membuat jagung dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan dalam beberapa bentuk penyajian.
”Tentunya hal ini akan membuka peluang untuk pemasaran dengan jangkauan yang lebih luas dengan harga yang lebih tinggi. Kami mengharapkan dalam jangka panjang akan berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat, khususnya untuk petani jagung,” ungkapnya.(dc/fir)
Sabtu 13/12/2014
SUMBERASIH – Kecamatan Sumberasih merupakan penghasil komoditas jagung terbesar di Kabupaten Probolinggo. Bahkan Badan Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Jawa Timur telah mengujicobakan bibit unggul produksi BPTP di Sumberasih dan berhasil baik.
Untuk memanfaatkan potensi tersebut, Dinas Pertanian (Dispertan) bekerja sama dengan BPTP Jawa Timur memberikan pelatihan teknologi pengolahan jagung di tempat Kelompok Tani Dewi Sri Desa Lemahkembar Kecamatan Sumberasih, Rabu (3/12) lalu.
Pelatihan diikuti 40 peserta terdiri dari Kelompok Usaha Produktif (KUP) Tongas-Sumberasih dan anggota Kelompok Tani Dewi Sri. Kegiatan itu dihadiri Kepala Bidang Usaha Tani Dispertan Kabupaten Probolinggo Imam Kamaru dan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Sumberasih Ny. Andi Yuni Edy Suryanto.
Dalam sambutannya, Ny. Andi Yuni Edy Suryanto mengungkapkan, pelatihan pengolahan jagung ini sangat positif dalam rangka menambah pengetahuan dan keterampilan masyarakat untuk diversifikasi pangan sekaligus memasyarakatkan jenis pangan non beras.
Sementara Imam Kamaru mengatakan, pelatihan tersebut sangat bermanfaat untuk meningkatkan nilai tambah produk pertanian utamanya jagung. Di mana dengan adanya teknologi pengolahan ini akan membuat jagung dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan dalam beberapa bentuk penyajian.
”Tentunya hal ini akan membuka peluang untuk pemasaran dengan jangkauan yang lebih luas dengan harga yang lebih tinggi. Kami mengharapkan dalam jangka panjang akan berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat, khususnya untuk petani jagung,” ungkapnya.(dc/fir)



COMMENTS