Dicko ; BromoFM Senin 01/12/2014 KRAKSAAN – Bupati Probolinggo Hj P. Tantriana Sari SE, Jumat (28/11) meresmikan gedung Dewan Kerajina...
Dicko ; BromoFM
Senin 01/12/2014
KRAKSAAN – Bupati Probolinggo Hj P. Tantriana Sari SE, Jumat (28/11) meresmikan gedung Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Probolinggo. Peresmian tersebut ditandai dengan pemotongan tumpeng dan pengguntingan untaian bunga melati di pintu masuk gedung.
Selanjutnya Bupati Tantri mengunjungi tiap-tiap ruangan yang menyediakan hasil-hasil produk unggulan Industri Kecil dan Menengah (IKM) handycraft dan furnicraft berupa kerajinan bambu, gerabah, aneka produk kulit dan batik khas Kabupaten Probolinggo.
Tampak mendampingi bupati, Wakil Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko dan Ketua Umum Dekranasda Kabupaten Probolinggo Hj Nunung Timbul Prihanjoko. Juga tampak Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo M. Sidik Widjanarko. Hadir pula sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), BUMD/BUMN dan instansi vertikal di Kabupaten Probolinggo.
Peresmian gedung Dekranasda ini untuk membangkitkan dan membantu IKM di Kabupaten Probolinggo dengan memberikan tempat pemasaran produk kerajinan dan produk unggulan dengan menyediakan fasilitas tempat yang strategis dan prestisius di tengah-tengah Kota Kraksaan.
Hj Nunung Timbul Prihanjoko mengungkapkan, Dekranasda Kabupaten Probolinggo sebagai wadah bagi para IKM untuk mempromosikan hasil produknya. Sehingga produk IKM dapat dikenal oleh masyarakat luar dan khususnya masyarakat di Kabupaten Probolinggo.
Sementara Bupati Tantri mengatakan, IKM di Kabupaten Probolinggo yang jumlahnya 2.365 harus didorong dan ditampung pada tempat khusus. Sehingga karya mereka bisa dipromosikan dan dipasarkan agar lebih dikenal masyarakat.
“Para IKM harus siap menghadapi persaingan di pasar bebas ASEAN dengan menciptakan hasil produk yang berkualitas yang nantinya membentuk sebuah kawasan terintegrasi yaitu kawasan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Para IKM harus siap menghadapi ketatnya persaingan di tahun 2015 mendatang,” ungkapnya.
Bupati Tantri menyatakan telah banyak mengetahui potensi dan kemampuan masyarakat. Oleh karena itu, para IKM akan lebih banyak difasilitasi dan diberikan informasi tentang potensi pasar serta membantu pengembangan produk supaya lebih menarik dengan membantu memanfaatkan teknologi supaya produk yang dihasilkan dapat lebih baik dan berkualitas.
“Saya berharap agar Dekranasda Kabupaten Probolinggo sebagai wadah berhimpunnya segenap pemangku kepentingan seni kerajinan kian eksis memberikan distribusi dalam memajukan seni kerajianan di Kabupaten Probolinggo,” harapnya.(dc/fir)
Senin 01/12/2014
KRAKSAAN – Bupati Probolinggo Hj P. Tantriana Sari SE, Jumat (28/11) meresmikan gedung Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Probolinggo. Peresmian tersebut ditandai dengan pemotongan tumpeng dan pengguntingan untaian bunga melati di pintu masuk gedung.
Selanjutnya Bupati Tantri mengunjungi tiap-tiap ruangan yang menyediakan hasil-hasil produk unggulan Industri Kecil dan Menengah (IKM) handycraft dan furnicraft berupa kerajinan bambu, gerabah, aneka produk kulit dan batik khas Kabupaten Probolinggo.
Tampak mendampingi bupati, Wakil Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko dan Ketua Umum Dekranasda Kabupaten Probolinggo Hj Nunung Timbul Prihanjoko. Juga tampak Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo M. Sidik Widjanarko. Hadir pula sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), BUMD/BUMN dan instansi vertikal di Kabupaten Probolinggo.
Peresmian gedung Dekranasda ini untuk membangkitkan dan membantu IKM di Kabupaten Probolinggo dengan memberikan tempat pemasaran produk kerajinan dan produk unggulan dengan menyediakan fasilitas tempat yang strategis dan prestisius di tengah-tengah Kota Kraksaan.
Hj Nunung Timbul Prihanjoko mengungkapkan, Dekranasda Kabupaten Probolinggo sebagai wadah bagi para IKM untuk mempromosikan hasil produknya. Sehingga produk IKM dapat dikenal oleh masyarakat luar dan khususnya masyarakat di Kabupaten Probolinggo.
Sementara Bupati Tantri mengatakan, IKM di Kabupaten Probolinggo yang jumlahnya 2.365 harus didorong dan ditampung pada tempat khusus. Sehingga karya mereka bisa dipromosikan dan dipasarkan agar lebih dikenal masyarakat.
“Para IKM harus siap menghadapi persaingan di pasar bebas ASEAN dengan menciptakan hasil produk yang berkualitas yang nantinya membentuk sebuah kawasan terintegrasi yaitu kawasan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Para IKM harus siap menghadapi ketatnya persaingan di tahun 2015 mendatang,” ungkapnya.
Bupati Tantri menyatakan telah banyak mengetahui potensi dan kemampuan masyarakat. Oleh karena itu, para IKM akan lebih banyak difasilitasi dan diberikan informasi tentang potensi pasar serta membantu pengembangan produk supaya lebih menarik dengan membantu memanfaatkan teknologi supaya produk yang dihasilkan dapat lebih baik dan berkualitas.
“Saya berharap agar Dekranasda Kabupaten Probolinggo sebagai wadah berhimpunnya segenap pemangku kepentingan seni kerajinan kian eksis memberikan distribusi dalam memajukan seni kerajianan di Kabupaten Probolinggo,” harapnya.(dc/fir)



COMMENTS