Dicko : BromoFM Kamis 25/12/2014 KRAKSAAN - 80 Pedagang Kaki Lima (PKL) dan asongan se Kabupaten Probolinggo menerima bantuan hibah se...
Dicko : BromoFM
Kamis 25/12/2014
KRAKSAAN - 80 Pedagang Kaki Lima (PKL) dan asongan se Kabupaten Probolinggo menerima bantuan hibah sepeda gerobak sebagai peningkatan sarana dan prasarana usaha dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo. Total anggaran untuk pembelian 80 unit sepeda gerobak tersebut mencapai Rp. 127.760.000.
Sepeda gerobak diberikan kepada 80 pedagang yang tergabung dalam Forum Pedagang Informal dan tersebar di 7 (tujuh) kecamatan. Yakni, Kecamatan Kraksaan 15 pedagang, Dringu 10 pedagang, Paiton 10 pedagang, Maron 15 pedagang, Dringu 10 pedagang, Leces 10 pedagang dan Tongas 10 pedagang.
Asisten Ekonomi dan Pembangunan Asy’ari berharap agar dengan bantuan tersebut, para pedagang mampu terpacu dan meningkatkan usahanya. “Tolong bantuan ini dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk berdagang. Bantuan ini tidak boleh dijual, karena sewaktu-waktu akan dilakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala untuk memastikan sarana tersebut digunakan dengan baik,” ungkapnya.
Sementara Kepala Disperindag M. Sidik Widjanarko mengungkapkan bantuan ini diberikan dengan tujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada para pembeli. Sehingga dengan adanya bantuan ini, pelayanan kepada pembeli bisa dilakukan dengan cepat dan tepat waktu sesuai keinginan masyarakat. “Bantuan ini diharapkan bisa meningkatkan sarana usaha yang dilakukan pedagang dalam rangka untuk menambah pendapatan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.(dc/fir)
Kamis 25/12/2014
KRAKSAAN - 80 Pedagang Kaki Lima (PKL) dan asongan se Kabupaten Probolinggo menerima bantuan hibah sepeda gerobak sebagai peningkatan sarana dan prasarana usaha dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo. Total anggaran untuk pembelian 80 unit sepeda gerobak tersebut mencapai Rp. 127.760.000.
Sepeda gerobak diberikan kepada 80 pedagang yang tergabung dalam Forum Pedagang Informal dan tersebar di 7 (tujuh) kecamatan. Yakni, Kecamatan Kraksaan 15 pedagang, Dringu 10 pedagang, Paiton 10 pedagang, Maron 15 pedagang, Dringu 10 pedagang, Leces 10 pedagang dan Tongas 10 pedagang.
Asisten Ekonomi dan Pembangunan Asy’ari berharap agar dengan bantuan tersebut, para pedagang mampu terpacu dan meningkatkan usahanya. “Tolong bantuan ini dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk berdagang. Bantuan ini tidak boleh dijual, karena sewaktu-waktu akan dilakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala untuk memastikan sarana tersebut digunakan dengan baik,” ungkapnya.
Sementara Kepala Disperindag M. Sidik Widjanarko mengungkapkan bantuan ini diberikan dengan tujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada para pembeli. Sehingga dengan adanya bantuan ini, pelayanan kepada pembeli bisa dilakukan dengan cepat dan tepat waktu sesuai keinginan masyarakat. “Bantuan ini diharapkan bisa meningkatkan sarana usaha yang dilakukan pedagang dalam rangka untuk menambah pendapatan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.(dc/fir)



COMMENTS