Dicko Bromo FM Kamis 11/12/2014 Linda Rubus Tiana, biasa dipanggil Linda yang sudah 10 tahun lamanya mengajar di sekolah taman ka...
Dicko Bromo FM
Kamis 11/12/2014
Selama puluhan tahun ia mengabdikan dirinya sebagai tenaga pengajar tanpa pamrih, hanya demi menalarkan ilmunya kepada anak didiknya. Meski harus melewati beragam kendala, namun dirinya masih tetap optimis untuk melaksanakan tugasnya demi masa depan anak Bangsa.
Perempuan kelahiran Probolinggo 04 Oktober 1974 ini mengaku,dengan mengajar baginya adalah sesuatu yang sangat istimewa, meski anak didiknya anak usia dini,”memang sangat sulit dan butuh keltelatenan untuk mengajar anak yang masih usia dini, tapi bagi saya itu adalah sebah tantangan, yang mana tantangan tersebut mampu membangun karakter ayang ada pada diri saya,”urainya.
Linda yang juga gemar membaca ini tak pernah mengenal lelah dari masa pengabdiannya selama 10 tahun. Bahkan, dalam kurun waktu 10 tahun itu baginya serasa singkat,”rasanya tidak terasa, karena saya mengajar ini adalah sebuah kegemaran. Kendala dalam pengabdian mengajar itu pasti ada, namun itu tergantung dari yang menjalankannya. Bagi saya itu sudah biasa dan bias terselesaikan,”katanya lagi.
Linda menambahkan, dari metode pembelajaran yang diterapkannya selama 10 tahun itu, adalah mengutamakan pendidikan anak yang harus didasari dengan pengetahuan karakter dari pengajar kepada anak didik. “Kesabaran dan ketelatenan adalah kunci utama untuk mengimbangi anak didik yang masih berusia dini,”sebutnya.(dc/fir)


COMMENTS