Dicko Bromo FM Selasa 11/11/2014 PAITON-Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Jadid Paiton, bekerja sama dengan anggota TNI dari Koram...
Dicko Bromo FM
Selasa 11/11/2014
PAITON-Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Jadid Paiton, bekerja sama dengan anggota TNI dari Koramil Paiton beserta Satpol PP Kabupaten Probolinggo, melakukan razia terhadap orang gila yang semakin marak dikawasan Paiton. Meraka (orang gila) yang berposisi dipinggir-pingir jalan dan di pertokoan maupun dirumah warga, diamankan oleh petugas dari Satpol PP dan TNI.
Kegiatan ini sengaja diadakan oleh Ponpes Nurul Jadid, agar supaya para orang gila tersebut mendapatkan tempat yang layak. Sebanyak 10 orang gila yang diamankan petugas, laki-laki dan perempuan.
Menurut Kifni, sekretaris yayasan Nurul Jadid mengatakan, upaya razia orang gila ini sebagai salah satu untuk menghargai sesama, agar mereka orang gila tidak terus-terusan tinggal dipinggir jalan. Di Paiton senidri lanjutnya, belakangan ini orang gila bertambah banyak, sebab, mereka sengaja dibuang ke daerah Paiton, yang berasal dari luar daerah.
“Ini merupakan tindakan yang harus kami lakukan sebagai kepentingan bersama, dan kita harus mempunyai rasa iba terhadap orang gila. Mereka akan kami kirim ke Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Probolinggo. Setelah itu, langsung di kirim ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Malang,”aku Kifni.
Ia menuturkan, kegiatan razia yang dilakukan pada Selasa (11/11/14), masih merupakan gelombang pertama, berikutnya masih ada gelombang ke dua,”karena dari Dinsos menyarankan hanya 10 orang gila yang harus dikirim, maka kami mengadakan razia gelombang kedua nantinya, sebab, di wilayah Paiton masih banyak yang belum diamankan,”katanya.
Sebelum dilakukan pengiriman ke Dinsos, 10 orang gila tersebut dimandikan oleh para mahasiswa Sekolah Tinggi Kesehatan (Stikes) di Universitas Nurul Jadid. Satu persatu mereka dimandikan dan beri pakaian yang layak.(dc/fir)



COMMENTS