Dicko : BromoFM Selasa 04/11/2014 KRAKSAAN - Bagian Penyusunan Program Kabupaten Probolinggo menggelar workshop pengendalian inf...
Dicko : BromoFM
Selasa 04/11/2014
KRAKSAAN
- Bagian Penyusunan Program Kabupaten Probolinggo menggelar workshop
pengendalian inflasi daerah di ruang pertemuan Rengganis Setda Kabupaten
Probolinggo, Kamis (30/10). Kegiatan itu untuk membekali Satuan Kerja
Perangkat Daerah (SKPD) dan kecamatan terkait inflasi.“Workshop bertujuan untuk menjaga kestabilan harga di Kabupaten Probolinggo,” ungkap Kepala Bagian Penyusunan Program Setda Kabupaten Probolinggo Roby Siswanto.
Sementara Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Asy’ari yang membuka workshop mengatakan, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Probolinggo mencapai 6,8%. Tetapi ke depan sangatlah berat berharap pertumbuhan ekonomi akan meningkat. Pasalnya inflasi diprediksi akan tumbuh tinggi seiring dengan tingginya harga kebutuhan pokok.
“Pertumbuhan ekonomi ini tidak banyak berarti jika inflasinya tinggi. Tetapi yang jelas inflasi itu tidak mungkin tidak ada sama sekali. Namun yang harus dilakukan bagaimana agar inflasi itu tidak terlalu tinggi sehingga pertumbuhan ekonomi tinggi,” ungkapnya.
Mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo ini menjelaskan, rencana kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) berdampak jumlah penduduk miskin bertambah. Sebab pengeluaran masyarakat tidak akan cukup karena dipicu inflasi.
“Ada beberapa rekomendasi yang dapat dilakukan agar inflasi stabil dan pertumbuhan ekonomi tinggi. Yakni, kerjasama antar daerah dan penyusunan peta surplus/defisit daerah,” jelasnya.
Pria kelahiran Jombang, 3 Mei 1958 ini menegaskan, potensi ekonomi yang dimiliki tiap daerah harus selalu dikoordinasikan dan diinformasikan agar menjadi pengendali inflasi daerah. Produk lokal perlu ditingkatkan agar mampu mengimbangi perkembangan inflasi daerah.
“SKPD yang menangani ekonomi tentunya sangat berperan penting untuk menghentikan kenaikan inflasi. Perilaku konsumtif harus sudah dikurangi agar inflasi bisa ditekan dan pertumbuhan ekonomi meningkat,” pungkasnya.(dc/fir)


COMMENTS