Dicko Bromo FM Senin 11/11/2014 Probolinggo-Sumarno 55 warga desa Karangren, Kecamatan Krejengan Kabupaten Probolinggo, terpaks...
Dicko Bromo FM
Senin 11/11/2014
Probolinggo-Sumarno
55 warga desa Karangren, Kecamatan Krejengan Kabupaten Probolinggo,
terpaksa harus dilarikan ke ruang IGD RSUD Waluyo Jati Kraksaan pada
Senin (10/11/2014) pagi.
Pria setengah baya yang juga penjual sayur ini menjadi korban penembakan oleh 4 orang yang diduga oknum anggota Satreskoba Polres Probolinggo Kota. Korban mengalami 2 luka tembak, pada bagian lengan kiri dan rusuk sebelah kiri. Saat ini korban masih mendapat perawatan intensif tim medis.
Menurut korban, 4 orang tersebut datang ke rumahnya, saat ditanya korban, pelaku menjawab anggota Polres Probolinggo kota. Bahkan pelaku meminta agar korban ikut ke kantor polisi karena terkait kasus peredaran narkoba. Korbanpun menolak dan malah balik meminta surat penangkapan dan kartu anggota.
Korban mengaku, diduga ke 4 orang tersebut merupakan pelaku perampokan. Usai beradu mulut, korban akhirnya melempar pelaku dengan tutup panci dan pelaku malah balik menembakkan pistol ke arah korban. Bukannya dibawa ke rumah sakit, pelaku malah meninggalkan korban begitu saja di TKP.
“Ada 4 orang yang mengaku anggota Polres Probolinggo Kota, saya tanyakan surat penangkapan, malah anggota marah. Saya melawan dengan memukul kepala dengan panic, terus polisi menembak saya,”kata Sumarno saat menjani perawatan.
Kasat Reskrim dari Polres Probolinggo, AKP Roy Prawiro Sastro mengatakan, bahwa pelaku penembakan bukan anggota Polres Probolinggo, saat ini perwira dari Polres Probolinggo Kota masih berkoordinasi dengan polres probolinggo.
“Karena TKP diwilayah Kabupaten Probolinggo, olah tempat kejadianpun dilakukan oleh tim Identifikasi Satreskrim Polres Probolinggo,”tambah Roy.(dc/fir)
Pria setengah baya yang juga penjual sayur ini menjadi korban penembakan oleh 4 orang yang diduga oknum anggota Satreskoba Polres Probolinggo Kota. Korban mengalami 2 luka tembak, pada bagian lengan kiri dan rusuk sebelah kiri. Saat ini korban masih mendapat perawatan intensif tim medis.
Menurut korban, 4 orang tersebut datang ke rumahnya, saat ditanya korban, pelaku menjawab anggota Polres Probolinggo kota. Bahkan pelaku meminta agar korban ikut ke kantor polisi karena terkait kasus peredaran narkoba. Korbanpun menolak dan malah balik meminta surat penangkapan dan kartu anggota.
Korban mengaku, diduga ke 4 orang tersebut merupakan pelaku perampokan. Usai beradu mulut, korban akhirnya melempar pelaku dengan tutup panci dan pelaku malah balik menembakkan pistol ke arah korban. Bukannya dibawa ke rumah sakit, pelaku malah meninggalkan korban begitu saja di TKP.
“Ada 4 orang yang mengaku anggota Polres Probolinggo Kota, saya tanyakan surat penangkapan, malah anggota marah. Saya melawan dengan memukul kepala dengan panic, terus polisi menembak saya,”kata Sumarno saat menjani perawatan.
Kasat Reskrim dari Polres Probolinggo, AKP Roy Prawiro Sastro mengatakan, bahwa pelaku penembakan bukan anggota Polres Probolinggo, saat ini perwira dari Polres Probolinggo Kota masih berkoordinasi dengan polres probolinggo.
“Karena TKP diwilayah Kabupaten Probolinggo, olah tempat kejadianpun dilakukan oleh tim Identifikasi Satreskrim Polres Probolinggo,”tambah Roy.(dc/fir)



COMMENTS