Dicko Bromo FM Sabtu 08/11/2014 KRAKSAAN – Polemik pasar Semampir Kraksaan, yang belakangan ini menjadi perhatian Pemerintah Kab...
Dicko Bromo FM
Sabtu 08/11/2014
KRAKSAAN
– Polemik pasar Semampir Kraksaan, yang belakangan ini menjadi
perhatian Pemerintah Kabupten (Pemkab) Probolinggo, tentang ketidak
sediaan pedagang untuk direlokasi ke lantai dua (LT II) beberapa minggu
lalu, harus menerima keputusan dari Pemerintah setempat. Pasalanya,
kometmen dari Pemerintah tersebut sebagai upaya ketertiban dan kerapian
pasar, utamanya di sisi timur.Akhir Oktober 2014 lalu, Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabuten Probolinggo telah memberikan suran edaran terkait perpindahan para pedagang ke LT II khusus pedagang rempah-rempahdan pedagang kue. Namun, hal itu para pedagang menolaknya. Dengan alasan, mereka tidak mampu membawa barang dagangannya ke LT II.
Tidak ingin para pedagang selalu berontak kepada pihak pasar dan Dispenda, akhirnya pemerintah menemukan jalan keluarnya, sehingga antara pedagang dan Pemkab saling menguntungkan. Dari hasil musyawarah antara pedagang kdan Dispenda serta pihak pasar, akhirnya pada Rabu (05/11/14) lalu seluruh pedagang dilkumpulkan untuk bermusyawarah di LT II pasar Semampir.
Kepala Dinas Pendapatan Daeran (Dispenda) Kabupaten Probolinggo Santiyono, melalui Kepala Bidang Pembinaan dan Pengendalian Operasional, Pengembangan dan Pengelolaan Pasar, Moch. Husni Nurudin mengatakan, dari hasil musyawarah yang dilaksanakan membuahkan hasil yang diinginkan, meskipun para pedagang tetap tidak berp[indah ke LT II.
“Jalan keluar dari kami, pedagang harus mengkosongkan jalan di sisi sebelah timur pasar Semampir ini, mereka harus berpindah kedalam. Karena selama ini, disisi timur itu terlihat sangat kotor,”kata Husni.
Husni menambahkan, para pedagang itu, baik yang ksudah lama maupun yang masih baru harus berpindah kedalam, dan pedegang yang didalam harus mau menerima dan memberikan tempat kepada para pedagang yang direlikasi.”Initinya pedagang tidak mengganggu jalan sisi timur, dan harus terlihat bersih,”tambahnya.
Selain itu lanjutnya, untuk tempat yang ada di LT II yang masih kosong itu, nantinya pasti akan terisi juga, namun masih menunggu rencana selanjutnya,”nanti masih akan kami musyawarahkan lagi dengan Bupati Probolinggo,”tukas Husni.(dc/fir)


COMMENTS