Dicko : BromoFM Kamis 20/11/2014 KRAKSAAN -Melihat rutinitas nelayan yang bisa melaut setiap hari, sepertinya tidak lagi normal lagi...
Dicko : BromoFM
Kamis 20/11/2014
Kamis 20/11/2014
KRAKSAAN-Melihat rutinitas nelayan yang bisa melaut setiap hari, sepertinya tidak lagi normal lagi, setelah dilanda pasca kenaikan BBM beberapa hari yang lau. Tampak suasana kapal milik nelayan pesisir utara di pantai Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo Kamis (20/11/14). Banyak kapal yang tidak beroprasi, mereka nelayan lebih memilih cuti bekerja.
Puluhan nelayan memilih tidak melaut, yang disebabkan adanya kenaikan harga BBM, selain itu, menjelang musim penghujan ini hasil tangkapan ikan yang didapat semakin sedikit, nelayan mengaku akan melaut jika betul - betul musim ikan.
“Kami menunggu waktu yang tepat saja untuk memulai bekerja. Sebab, warga pesisir sekarang dilanda keresahan akibat naiknya harga BBM. Selain itu hasil tangkapan ikan untuk sekarang semakin berkurang,”kata Lukman (37) seorang nelayan setempat.
Serupa diungkapkan Simon (35), untuk masa sekarang ini para nelayan betul-betul kurang minat bekerja. Sebab, untuk memulai aktivitasnya mereka masih berpikir 2 kali, karena harus mengeluarkan biaya yang banyak untuk kebutuhan bahan bakar kapal
“Bayangkan sekali melaut kapal mengkosumsi solar sebanyak 60 liter, 60 liter solar nelayan harus merogoh kocek Rp 330 ribu, semenjak naiknya BBM 60 liter solar harus keluarkan uang Rp 450 ribu,”ujarnya.
Sementara itu, nelayan hasil tangkapan ikan laut sebelumnya, bisa mendapatkan 1 kwintal ikan, jika dijual nelayan bisa mendapatkan Rp 750 ribu, bila harga ikan Rp 7000 ribu, keuntungan nelayan mencapai Rp 420 ribu sekali melaut.
“Sebagai nelayan untuk saat ini masih bisa pasrah saja. Mungkin unjtuk beberapa hai kedepan kami bisa memulai aktivitas seperti biasanya. Kami masih menunggu banyaknya tangkapan ikan, kalau tangkapan masih tetap sedikit yang jelas nelayan merugi,”papar Simon. (dc/fir)Sementara itu, nelayan hasil tangkapan ikan laut sebelumnya, bisa mendapatkan 1 kwintal ikan, jika dijual nelayan bisa mendapatkan Rp 750 ribu, bila harga ikan Rp 7000 ribu, keuntungan nelayan mencapai Rp 420 ribu sekali melaut.



COMMENTS