Dicko : BromoFM Selasa 18/11/2014 KRAKSAAN - Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Probolinggo menggelar sosialisasi Pencegahan, Pemberanta...
Dicko : BromoFM
Selasa 18/11/2014
Selasa 18/11/2014
KRAKSAAN - Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Probolinggo menggelar sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Kelas IIB Kraksaan.
Dalam sosialisasi ini BNK mendatangkan narasumber Satreskoba Polres Probolinggo yang membawakan materi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba, Dinas Kesehatan dengan materi Penyalahgunaan Obat-Obatan, dan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) dengan materi HIV-AIDS dan Permasalahannya di Kabupaten Probolinggo.
Sosialisasi ini digelar karena Narkoba (narkotika dan obat-obatan terlarang) merupakan salah satu musuh utama bagi manusia. Semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali dapat terjerumus ke dalam bahaya narkoba.
Ketua Pelaksana Harian BNK Probolinggo Asy’ari mengatakan, sosialisasi bertujuan untuk memahami bentuk-bentuk penyalahgunaan Narkoba dan dampak buruknya. Sebab masalah narkoba ini bukan saja tugas Badan Narkotika Naisonal (BNN) dan Polri, tetapi telah menjadi masalah bersama.
“Karena itu dibutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat untuk memberantas narkoba. Apalagi
Narkoba sudah menjadi musuh bersama. Di tingkat kabupaten, ada BNK sebagai kepanjangan tangan BNN untuk menjadi yang terdepan menangani masalah ini,” ungkapnya.
Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo ini menjelaskan, BNK menginginkan terwujudnya Indonesia bebas narkoba pada tahun 2015 mendatang. Sehingga berbagai upaya, baik pencegahan maupun penindakan telah dilakukan BNK.
“Salah satu wujud dari upaya pencegahan adalah dengan melakukan sosialisasi. Penyalahgunaan Narkoba di Kabupaten Probolinggo ini sudah semakin marak dan ketergantungan Narkoba tengah melanda di tiap kalangan,” jelasnya.
Pria kelahiran Jombang, 3 Mei 1958 ini menyakini jumlah pengguna narkoba cukup banyak. Hal ini tentu mengkhawatirkan bagi generasi penerus bangsa, karena jaringan pengedar narkoba semakin canggih dan terus up to date.
“Sangat penting untuk bekerjasama dalam rangka melindungi generasi muda kita dari bahaya narkoba. Dan memberikan alternatif aktivitas yang bermanfaat agar terhindar dari bahaya narkoba dan konsekuensi negatif yang akan mereka terima,” pungkasnya.(dc/fir)



COMMENTS