Dicko : BromoFM Jum'at 03/10/2014. 09:00 WIB KRAKSAAN - Abdul Hamid dan Imam Safi’i warga Dusun Krajan Desa Sentong, Kecam...
Dicko : BromoFM
Jum'at 03/10/2014. 09:00 WIB
KRAKSAAN - Abdul Hamid dan Imam Safi’i warga Dusun Krajan Desa Sentong, Kecamatan, Krejengan, Kabupaten Probolinggo, langsung menyerahkan sejumlah petasan ke Mapolres setempat.
Kedua warga tersebut menyerahkan petasan sesuai yang telah diintruksikan oleh Kapolres Probolinggo AKBP Endar Priantoro, setelah kejadian ledakan dahsyat di Desa Karangren, Kecamatan Krejengan dengan menewaskan 1 orang dan 1 orang luka parah serta delapan rumah rusak akibat ledakan petasan.
“Kami telah menghimbau kepada seluruh warga diwilayah hukum Polres Probolinggo untuk menyerahkan petasan. Barang siapa yang menyerahkan petasan kepihak kepolisian akan dibebaskan sanksi atau tidak akan dipidana,” kata Kapolres Endar.
Petasan yang diserahkan warga pada Jum’at (3/10/14) ke Mpolres ini berupa ratusan selongsong siap isi dan ribuan petasan, jenis rentengan siap bakar kurang lebih sepanjang 4 meter terbungkus dalam 1 plastik dan 1 kerdus. Penyerahan petasan dari warga itu langsung diterima Kapolres Probolinggo diruangan KasaT Intelkam AKP Sayudi.
Abdul Hamid mengatakan, petasan tersebut ia peroleh dari beberapa warga di Desanya yakni warga Desa Sentong Kecamatan Krejengan kurang lebih sebanyak 5 orang.
Meskipun sebagian sudah ada yang digunakan untuk perayaan hajatan pernikahan, namun sebagian petasan yang telah ia peroleh ini, ia pastikan adalah yang terakhir
“1 peralatan untuk merakit dan ribuan petasan ini nantinya akan dibakar pada acara pernikahan dan Hari Raya Idul Adha,” ujar Abd Hamid.
Kapolres menambahkan, pengumpulan sejumlah petasan ini adalah inisiatif warga yang mulai sadar bahaya petasan, ini buntut dari ledakan petasan Rabu (1/9) kemarin yang sempat menelan 1 korban jiwa dan 1 kritis.
“Ini merupakan salah satu kesadaran dari warga, dengan sendirinya telah menyerahkan petasan kepada pihak Polisi, saya sangat berterima kasih atas penyerahan ini, semoga warga yang lainnya juga mempunyai kesadaran untuk menyerahkan petasan,” kata Endar.(dc/fir)



COMMENTS