Dicko : BromoFM Juma't 10/10/2014 , 08 : 00 WIB KRAKSAAN - Adu mulut antar sejumlah awak media dan seorang satpam sekolah ...
Dicko : BromoFM
Juma't 10/10/2014 , 08 : 00 WIB
KRAKSAAN
- Adu mulut antar sejumlah awak media dan seorang satpam sekolah
terjadi di salah satu sekolah menengah kejuruan yakni di SMKN 1 Negeri
Kraksaan, Kabupaten Probolinggo kamis (09/10/14).
Para wartawan yang hendak masuk ke dalam area sekolah langsung dihadang oleh satpam keamanan, serta salah seorang guru setempat dengan mengatakan para awak media dilarang masuk ke dalam area sekolah.
Tak terima dengan perlakuan satpam tersebut salah seorang wartawan media cetak jawa pos arif mashudi langsung menelepon Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Dikmen) Kabupaten Probolinggo fathur rozi untuk meminta ijin. Namun hal itu tak berbuah manis, para wartawan tetap dilarang keras oleh satpam jika masuk ke dalam area sekolah.
“Ini bukan untuk umum, ini pribadi sekolah. Ini hanya kegiatan dan tidak untuk diliput,”ujarnya kepada sejumlah wartawan.
Sejatinya kedatangan para awak media tersebut, bertujuan untuk melakukan peliputan aspirasi yang disampaikan sejumlah siswa yang menolak akan dibangunnya ruang kelas baru seluas 162 meter persegi tepat ditengah-tengah taman Adiwiyata yang dibuat para siswa. Sedangakan pembangunan RKB itu sendiri diperoleh dari dana bansos tahun 2014 senilai Rp 500 juta.
Meskipun akhirnya, pihak sekolah mengijinkan para wartawan masuk akan tetapi aksi demo siswa sudah selesai. Diduga pihak sekolah sebelumnya sengaja mengulur –ngulur waktu para wartawan hingga 30 menit dengan cara dilakukan penghadangan saat masih berada di depan pintu gerbang sekolah, agar kegiatan peliputan gagal.
“Sudahlah mas, ini pribadi sekolah, jangan memaksa masuk,”papar salah satu guru perempuan di sekolah tersebut sambil mengunci pintu gerbang.
Akibatnya hanya sedikit para siswa yang masih berkumpul di area halaman tengah sekolah sambil membawa papan-papan berisi tulisan tuntutan mereka.(fly/dc)



COMMENTS