Dicko BromoFM Minggu 26/10/2014 , 10 : 00 WIB PAITON – Sebanyak 42 santri yang keracunan nasi kotak di Pondok Pesantren (Ponpes...
Dicko BromoFM
Minggu 26/10/2014 , 10 : 00 WIB
PAITON
– Sebanyak 42 santri yang keracunan nasi kotak di Pondok Pesantren
(Ponpes) Nurul Jadid Paiton, Kabupaten Probolinggo Sabtu (25/10/14)
akhirnya ditangani kepolisian setempat. Setelah melakukan pengecekan
terhadap nasi kotak tersebut yang dimakan santri.
Menanggapi kejadian itu, Kapolsek Paiton, AKP Suparmin melalui Kanit Reskrim Ipda Yuliana mengatakan, kasus keracunan yang menimpa puluhan santri, diduga akibat makanan nasi kotak. Pihaknya sendiri, sudah mengamankan satu nasi kotak dari loksai kejadian. Nantinya, pihaknya akan membawa ke laboratorium untuk diuji.
”Langkah berikutnya kami akan berkoordinasi dengan dinas kesehatan Kabupaten Probolinggo. Karena berhubungan dengan laboratorium uji makanan,” katanya saat ditemui di Puskesmas Paiton, Minggu (26/10/14).
Yuli menegaskan, keracunan makanan dari nasi kotak, masih belum dapat dipastikan akibat daging ayam atau lainnya. Sebab, dapat dimungkinkan, nasi kotak yang dimasak dini hari, baru dimakan sore atau malam harinya, sudah dalam keadaan basi. Apalagi, para santri yang keracunan itu, rata-rata makan nasi kotak itu pada sore dan malam hari.
”Santri yang makan nasi kotak, tidak semua keracunan. Karena kekebalan tubuh tiap seseorang itu tidak sama. Jadi, kami masih belum dapat memastikan ini akibat keracunanan apa,” terangnya.
Yuli menambahkan, pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut, untuk mengetahui asal daging tersebut yang di ,beli di dua pasar tradisional di daerah Paiton itu.”Kami masih menunggu penjelasan dari pihak pondok terkait lokasi pembelian daging ayam dan bumbu yang tersaji didalam nasi kotak itu,”imbuhnya.(df/fir)



COMMENTS