Dicko : BromoFM Selasa 21/10/2014 , 10 : 00 WIB PAJARAKAN – Sebanyak 11 orang pemancing ikan, yang menggunakan perahu tradisional ...
Dicko : BromoFM
Selasa 21/10/2014 , 10 : 00 WIB
PAJARAKAN
– Sebanyak 11 orang pemancing ikan, yang menggunakan perahu tradisional
nelayan mengalami musibah, perahu yang digunakannya karam saat
perjalanan pulang dari perairan selat Madura menuju pesisir pantai Desa
Kejugan, Kecamatan apajarakan, Kabupaten Probolinggo Selasa (21/10/14).Akibatnya, satu orang dikabarkan hilang, sementara 10 penumpang lain dinyatakan selamat, untuk sementara proses pencarian korban yang dilakukan polisi air dan nelayan belum membuahkan hasil.
Menurut Samad salah satu korban selamat dari petaka itu mengatakan, peristiwa terjadi saat ia dan 10 orang temannya warga dari Kecamatan Maron, sedang perjalanan pulang pasca memancing ikan dari perairan selat Madura. Namun ketinggian ombak yang mencapai tiga meter lebih, membuat perahu mereka terombang ambing hingga karam.
“Dasar perahu kemudian terperosok ujung bambu penambat jaring nelayan, sehingga perahu bocor dan kehilangan keseimbangan. Mengetahui perahu akan karam, saya dan teman lainnya berusaha menyelamatkan diri,”kata Samad.
Saat tiba dibibir pantai lanjut Samad, temannya hanya menyisakan 10 orang, sementara satu orang bernama muhammad arif (35) tidak terlihat lagi,”dari itu kami semua menyatakan Arif hilang ditengah pantai,”ujarnya.
Pantauan dilokasi kejadian, hingga siang hari setelah kejadian, upaya pencarian yang melibatkan polisi air dan dan nelayan setempat belum membuahkan hasil. Padahal penyisiran sudah dilakukan hingga ke bangkai perahu didasar laut selat Madura.
Polisi air dan warga setempat yang melakukan pencarian mengira, bahwa jasad Arif (korban) terbawa arus gelombang tinggi, sehingga sulit terdeteksi.(dc/fir)


COMMENTS