Dicko BromoFM Minggu 26/10/2014 , 09 : 00 WIB PAITON – Nasi kotak yang mengakibatkan puluhan santri keracunan di Pondok Pesant...
Dicko BromoFM
Minggu 26/10/2014 , 09 : 00 WIB
PAITON
– Nasi kotak yang mengakibatkan puluhan santri keracunan di Pondok
Pesantren (Ponpes) Nurul Jadid Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo
pada Sabtu (25/10/14), tim Surveilans dari Dinas Kesehan (Dinkes)
Kabupaten Probolinggo telah melakukan pengecekan kesemua santri yang
terbaring di puskesmas dan rumah sakit.
Setelah melakukan pengecekan kepada santri, tim melakukan pengecekan nasi kotak yang disuguhkan kepada santri tersebut. Pantauan dilapangan, sampai pukul 11 siang Minggu (26/10/14) akibat dari racun yang diduga dari daging ayam potong itu, para santri masih mengeluh pusing dan mual sat menjalani perawatan di puskesmas Paiton.
“Kami akan bawa nasi kotak ini ke Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo untuk disimpan dulu, sebab, pada hari Senin akan kami uji ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Provinsi Jawa Timur Surabaya, agar segera diketahui makanan yang mengandung racun,” ujar Imam Syafi’I dari tim Surveilans Dinkes Kabupaten Probolinggo.
Imam mengaku, rata-rata santri mengalami mual, pusing, dan perih diperut. Akan tetapi hanya level ringan,”untung mereka segera ditangani oleh tim medis, sehingga racun yang ada didalam tubuhnya tidak menyebar, meskipun racun itu hanya di level ringan,”jelasnya.
Imam menambahkan, melihat dari keluhan para santri yang mengalami keracunan, sepertinya mereka keracuanan daging ayam potong yang disajikan dalam nasi kotak tersebut, sebab, sudah diinformasikan sebelumnya bahwa daging ayam potong itu ketika sudah memasuki kadaluwarsa sudah mengandung racun.”dari itu kami akan segera menguji semua isi nasi kotak itu ke BBLK Surabaya,”tukasnya.(dc/fir)



COMMENTS