Dicko : BromoFM Kamis 02/10/2014. 07:30 WIB PROBOLINGGO – Jama’ah (45) Istri korban ledakan mesiu pada Rabu (01/10) yang terjadi ...
Dicko : BromoFM
Kamis 02/10/2014. 07:30 WIB
Diketahui, di Kabupaten Probolinggo telah banyak memakan korban jiwa akibat ledakan bubuk mesiu dan mercon. Selama sebulan memakan dua korban. Pada 16 September lalu adalah Halli warga Kecamatan Maron dan Sugianto warga Kecamatan Krejengan.(dc/fir)
Kamis 02/10/2014. 07:30 WIB
PROBOLINGGO – Jama’ah (45) Istri korban ledakan mesiu pada Rabu (01/10) yang terjadi di Desa Krangren, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, akhirnya dirujuk ke RSU Saiful Anwar Malang, setelah menjalani perawatan di RSUD Waluyo Jati Kraksaan.
Di ketahui, Jama’ah adalah korban luka bakar dan robek disekujur tubuhnya akibat mesiu yang diracik suaminya Sugianto (50) yang langsung tewas dilokasi saat kejadian.
Menurut dr. Dana yang bertugas di IGD RSUD Waluyo Jati mengatakan, bahwa ibu Jama’ah dilakukan penanganan sementara di IGD Waluyo Jati, sebab, mengingat luka yang dideritanya sangat parah,”terpaksa kami rujuk ke RSU Saiful Anwar, Penanganan yang berikan hanya sebentar saja, sebab kami mengejar waktu agar ibu Jama’ah mendapatkan penanganan yang lebih intensif, karena di RSU Saiful Anwar alatnya lebih lengkap,”katanya.
Dana mengaku, pihak RSUD Waluyo Jati Kraksaan tidak mampu menangani luka bakar dan robek yang dideritanya, dari itu pihak dokter bersepakat untuk merujuknya kerumah sakit yang lebih lengkap fasilitasnya. Sebab luka bakar yang di deritanya mencapai 58,5 persen.Diketahui, di Kabupaten Probolinggo telah banyak memakan korban jiwa akibat ledakan bubuk mesiu dan mercon. Selama sebulan memakan dua korban. Pada 16 September lalu adalah Halli warga Kecamatan Maron dan Sugianto warga Kecamatan Krejengan.(dc/fir)



COMMENTS