Dicko : BromoFM Rabu 15/10/2014 , 10 : 00 WIB KRAKSAAN – Sebagai salah satu solusi untuk memperbaiki system perekonomian masyaraka...
Dicko : BromoFM
Rabu 15/10/2014 , 10 : 00 WIB
KRAKSAAN – Sebagai salah satu solusi untuk memperbaiki system perekonomian masyarakat, Bupati Probolinggo Hj.P.Tantriana Sari,SE mengimbau kepada seluruh komponen masyarakat di Kabupaten Probolinggo agar lebih mawas diri terhadap system perekonomiannya. Sebab, kahir-akhir ini perekonomian masyarakat dinilai mengalami sedikit kendala.
Menurut Bupati Tantri, kendala perekonomian yang dipikul masyarakat tersebut adalah dari faktor simpan pinjamnya yang tidak menjamin. Salah satunya adalah yang sudah marak berkembang di Kabupaten Probolinggo yaitu yang disebut Bank Titil (Bank Oser) yang berdiri dari masing-masih pihak secara pribadi.
“Itu faktor utama yang membebani masyarakat, sekarang bank titil di Kabupaten Probolinggo merajalela, di pedesaan, apa lagi di pasar tradisional,sepertinya ramai dengan penagihan dari bank oser,”ungkap bupati Tantri saat digelarnya temu karya poktan/gapoktan Kabupaten Probolinggo di alaun-alun kota Kraksaan Selasa (14/10/14).
Untuk menghidari hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Probolinggo berinisiatif untuk membantu meringankan beban perekonomian masyarakat dengan mendirikan koperasi disetiap wilayah. Melalui koperasi itu lanjut Bupati Tantri, masyarakat turut mendukungnya, dan tidak lagi menggunakan yang namanya Bank titil itu.
Bupati Tantri menuturkan, untuk membangkitkan ekonomi rakyat haruslah menjadi keyakinan ideologis dan komitmen semua pihak, khususnya para penentu kebijakan pembangunan. Koperasi merupakan satu – satunya lembaga yang cocok untuk berbagai potensi ekonomi rakyat khususnya di Kabupaten Probolinggo.”Agar masyarakat tidak terlalu terbebani, kususnya para petani dan lainnya.(dc/fir)
KRAKSAAN – Sebagai salah satu solusi untuk memperbaiki system perekonomian masyarakat, Bupati Probolinggo Hj.P.Tantriana Sari,SE mengimbau kepada seluruh komponen masyarakat di Kabupaten Probolinggo agar lebih mawas diri terhadap system perekonomiannya. Sebab, kahir-akhir ini perekonomian masyarakat dinilai mengalami sedikit kendala.
Menurut Bupati Tantri, kendala perekonomian yang dipikul masyarakat tersebut adalah dari faktor simpan pinjamnya yang tidak menjamin. Salah satunya adalah yang sudah marak berkembang di Kabupaten Probolinggo yaitu yang disebut Bank Titil (Bank Oser) yang berdiri dari masing-masih pihak secara pribadi.
“Itu faktor utama yang membebani masyarakat, sekarang bank titil di Kabupaten Probolinggo merajalela, di pedesaan, apa lagi di pasar tradisional,sepertinya ramai dengan penagihan dari bank oser,”ungkap bupati Tantri saat digelarnya temu karya poktan/gapoktan Kabupaten Probolinggo di alaun-alun kota Kraksaan Selasa (14/10/14).
Untuk menghidari hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Probolinggo berinisiatif untuk membantu meringankan beban perekonomian masyarakat dengan mendirikan koperasi disetiap wilayah. Melalui koperasi itu lanjut Bupati Tantri, masyarakat turut mendukungnya, dan tidak lagi menggunakan yang namanya Bank titil itu.
Bupati Tantri menuturkan, untuk membangkitkan ekonomi rakyat haruslah menjadi keyakinan ideologis dan komitmen semua pihak, khususnya para penentu kebijakan pembangunan. Koperasi merupakan satu – satunya lembaga yang cocok untuk berbagai potensi ekonomi rakyat khususnya di Kabupaten Probolinggo.”Agar masyarakat tidak terlalu terbebani, kususnya para petani dan lainnya.(dc/fir)



COMMENTS