Dicko : BromoFM Sabtu 04/10/2014 , 08 : 00 WIB KRAKSAAN – Satu hari sebelum Idul Adha, keberadaan harga cabai keriting disejumlah...
Dicko : BromoFM
Sabtu 04/10/2014 , 08 : 00 WIB
KRAKSAAN –
Satu hari sebelum Idul Adha, keberadaan harga cabai keriting disejumlah
pasar tradisional di Kabupaten Probolinggo, harganya mulai mengalami
kenaikan. Kenaikan terjadi selama sepekan terakhir Sabtu (4/10/14).Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah pedagang, harga cabai merah keriting dipasaran mengalami lonjakan meski hanya sekitar 20 persen. Harga tersebut untuk sekarang ini sudah berkisar Rp 29 ribu sampai Rp 32 ribu per kg.
“Kenaikannya lumayan tinggi jika dibandingkan dengan harga sebelumnya yang hanya mencapai Rp 18 – Rp 20 ribu per kg,” kata Miskari salah satu pedagang cabai keriting yang berjualan dipasar Senin, Kecamatan Besuk, Kabupaten setempat.
Menurutnya, harga jual dari cabai keriting awalnya dari harga Rp 15 ribu per kg, kemuadian naik menjadi Rp 18 ribu, sampai saat ini menjelang Idul Adha harganya terus bertambah naik.
“Sebetulnya kalau harganya untuk sekarang ini belum tentu sama dengan wilayah lain di Kabupaten Probolinggo, saya yakin harga jual pedagang dipasaran tidak teratur, sebab kondisi lahan pertanian cabai di Kabupaten ini tergantung dari lancarnya air untuk pengairan sawah petani,”jelasnya.
Kenaikan cabai keriting tersebut dikatakannya lagi, disetiap wilayah tidak sama, hal tersebut disebabkan karena adanya musim kemarau. Karena di Kabupaten Probolinggo, sebagian wilayah ada yang produktif air, dan sebagian besar mengalami kekeringan atau kekurangan air untuk perairan tanaman.
“Tapi yang pasti cabai keriting rata-rata disetiap pasar tradisional di Kabupaten ini mengalami kenaikan, bahkan di luar Kabupaten Probolinggo juga mengalami hal yang sama,”sebut Miskari.(dc/fir)


COMMENTS