Penulis Dicko Jum'at 17/10/2014 , 08 : 00 WIB KOTAANYAR – Sebagai antisipasi untuk menjaga stabilitas keuangan Alokasi Dana...
Penulis Dicko
Jum'at 17/10/2014 , 08 : 00 WIB
KOTAANYAR – Sebagai antisipasi untuk menjaga stabilitas keuangan Alokasi Dana Desa (ADD) yang dikucurkan oleh Pemerintah pusat dengan nominal yang begitu tinggi pada tahun 2015 mendatang. Pemerintah Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo melakukan Bimbingan Teknik manajemen terhadap bagian keuangan Desa. Pelaksanaan Bimtek tersebut berlangsung selama 5 hari dari tanggal 01-08 Oktober 2014.
Mengingat bimbingan teknik tentang alokasi dana tersebut sangat penting dalam rangka meningkatkan kinerja perangkat desa dalam mengelola sumber keuangan di desanya.Kegiatan yang sangat urgent tersebut dihadiri seluruh Penjabat sementara (PJs) dan seluruh Kepala Desa yang masih aktif se-Kecamatan Kotaanyar.
Kasi Pemerintahan Kecamatan Kotaanyar Moh.Nur Hasan yang saat itu memimpin kegiatan mengatakan, fungsi dari Bimtek ini sangat penting dilaksanakan, seluruh pemerintah diwajibkan untuk mengikutinya selama kegiatan berlangsung. Agar pada saat diberlakukannya ADD 2015 nanti, para Kaur dan Sekretaris Desa tidak menyalah gunakan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Desa (RJPMDes) yang diberikan pemerintah itu.
“Hal itu dilakukan, mengingat pentingnya peranan bendahara desa dalam mengelola manajemen keuangan desa yang transparant, akuntable, dan dapat dipertanggungjawabkan, maka diperlukan upaya untuk meningkatkan pegetahuan bendahara melalui acara bimtek seperti ini,”tegas Nur Hasan.
Sementara itu, Camat Kotaanyar Suharto mengaku, program ini merupakan bimbingan teknis yang dilakukan secara rutin dan berkala, guna memberikan contoh administrasi Desa yang baik. Selain itu lanjut Suharto, dirinya akan melakukan upaya peningkatan pengetahuan sumber daya dari para pelayan masyarakat terutama perangkat Desa.
“Di dalam pembukuan serta administrasi di Desa yanh kerap menjadi bomerang bagi Kepala Desa dan perangkatnya akan terjawab dengan adanya Bintek ini. Dari itu, pihak Kecamatan akan terus memantau pendanaan yang digunakan oleh Desa”,imbuh Suharto.(dc/fir)



COMMENTS