Dicko : BromoFM Jum'at 10/10/2014. 08:00 WIB SUMBERASIH - Kalangan Industri Kecil dan Menengah (IKM) makanan dan minuman (mamin) kemb...
Dicko : BromoFM
Jum'at 10/10/2014. 08:00 WIB
SUMBERASIH - Kalangan Industri Kecil dan Menengah (IKM) makanan dan minuman (mamin) kembali mendapatkan pelatihan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo. Kali ini, sebanyak 50 orang dari Kecamatan Krejengan, Pajarakan, Besuk, Kraksaan dan Paiton dilatih mengolah buah mangga di RM Rahayu Desa Banjarsari Kecamatan Sumberasih, Selasa (30/9) lalu
.
Pelatihan yang dibuka Kepala Disperindag M. Sidik Widjanarko ini diisi narasumber dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Probolinggo serta KUB Amanah Desa Banjarsari.
“Pelatihan olahan buah mangga ini bertujuan meningkatkan kepedulian dan peran aktif Disperindag terhadap pembinaan IKM olahan buah mangga,” ungkap Kepala Bidang Perindustrian Disperindag Andjar Noermala.
Sementara M. Sidik Widjanarko mengungkapkan, pelatihan ini merupakan implementasi dari program Hati Mesra. Yakni Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo berupaya menciptakan lapangan usaha untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.
“Melalui pelatihan ini, masyarakat diajari cara berwirausaha dan menghasilkan produk agar bisa menambah pendapatan keluarga. Dengan terampil berwirausaha, diharapkan nanti bisa membuka lapangan kerja baik untuk dirinya sendiri maupun orang lain,” ungkapnya.
Mantan Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Probolinggo ini menegaskan, Kabupaten Probolinggo kaya akan buah mangga. Akan tetapi pada saat musimnya tiba, buah mangga banyak dibiarkan berjatuhan.
Padahal jika diolah dengan baik, buah mangga akan menghasilkan produk olahan yang bisa dijual di pasaran untuk menambah pendapatan masyarakat.
“Dengan kegiatan ini, kita mencoba melatih mereka untuk menjadi IKM-IKM yang dapat mengolah buah mangga menjadi produk-produk yang memiliki nilai jual. Sehingga ke depan bisa menjadi produk unggulan di Kabupaten Probolinggo,” jelasnya.
Pria kelahiran Probolinggo, 20 Nopember 1959 ini menambahkan berbagai macam olahan mamin dapat dibuat dari buah mangga mulai dari produk sirup mangga, jelly dan selai mangga, dodol mangga, manisan mangga dan lain sebagainya.
“Buah mangga banyak mengandung vitamin, sehingga sebagai olahan makanan sangat baik untuk tubuh manusia dalam memenuhi vitamin yang ada di dalam tubuh kita,” pungkasnya.(dc/fir)
Jum'at 10/10/2014. 08:00 WIB
SUMBERASIH - Kalangan Industri Kecil dan Menengah (IKM) makanan dan minuman (mamin) kembali mendapatkan pelatihan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo. Kali ini, sebanyak 50 orang dari Kecamatan Krejengan, Pajarakan, Besuk, Kraksaan dan Paiton dilatih mengolah buah mangga di RM Rahayu Desa Banjarsari Kecamatan Sumberasih, Selasa (30/9) lalu.
Pelatihan yang dibuka Kepala Disperindag M. Sidik Widjanarko ini diisi narasumber dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Probolinggo serta KUB Amanah Desa Banjarsari.
“Pelatihan olahan buah mangga ini bertujuan meningkatkan kepedulian dan peran aktif Disperindag terhadap pembinaan IKM olahan buah mangga,” ungkap Kepala Bidang Perindustrian Disperindag Andjar Noermala.
Sementara M. Sidik Widjanarko mengungkapkan, pelatihan ini merupakan implementasi dari program Hati Mesra. Yakni Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo berupaya menciptakan lapangan usaha untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.
“Melalui pelatihan ini, masyarakat diajari cara berwirausaha dan menghasilkan produk agar bisa menambah pendapatan keluarga. Dengan terampil berwirausaha, diharapkan nanti bisa membuka lapangan kerja baik untuk dirinya sendiri maupun orang lain,” ungkapnya.
Mantan Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Probolinggo ini menegaskan, Kabupaten Probolinggo kaya akan buah mangga. Akan tetapi pada saat musimnya tiba, buah mangga banyak dibiarkan berjatuhan.
Padahal jika diolah dengan baik, buah mangga akan menghasilkan produk olahan yang bisa dijual di pasaran untuk menambah pendapatan masyarakat.
“Dengan kegiatan ini, kita mencoba melatih mereka untuk menjadi IKM-IKM yang dapat mengolah buah mangga menjadi produk-produk yang memiliki nilai jual. Sehingga ke depan bisa menjadi produk unggulan di Kabupaten Probolinggo,” jelasnya.
Pria kelahiran Probolinggo, 20 Nopember 1959 ini menambahkan berbagai macam olahan mamin dapat dibuat dari buah mangga mulai dari produk sirup mangga, jelly dan selai mangga, dodol mangga, manisan mangga dan lain sebagainya.
“Buah mangga banyak mengandung vitamin, sehingga sebagai olahan makanan sangat baik untuk tubuh manusia dalam memenuhi vitamin yang ada di dalam tubuh kita,” pungkasnya.(dc/fir)


COMMENTS