Dicko : BromoFM Kamis 02/10/2014 , 10 : 00 WIB KRAKSAAN – Penjualan hewan qurban bernagai jenis kambing berupa kambing kambin...
Dicko : BromoFM
Kamis 02/10/2014 , 10 : 00 WIB
KRAKSAAN
– Penjualan hewan qurban bernagai jenis kambing berupa kambing kambing
etawa dan kambing biasa harganya kian melonjak setelah Idul Qurban
tinggal menghitung hari saja. Terbukti, disejumlah pasar pasar hewan di
Kabupaten Probolinggo harganya mulai diperhitungkan oleh masyarakat.
Akibat dari melonjaknya harga hewan qurban, penjualannya dipasaran mulai ada penurunan.”Kalau harganya memang kian melonjak, semakin hari mendekati Idul Adha, harga kambing semakin mabuk saja, dan ini sudah terjadi setiap tahunnya,” ungkap Lutfi seorang pedagang kambing asal Kleurahan Patokan, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten setempat.
Menurutnya, dengan kenaikan harga hewan qurban yang kian menggila ini, masyarakat akhirnya berubah haluan, yakni lebih memilih hewan qurban berupa sapi Madura. Sebab, setelah dibandingkan dengan harga kambing jauh lebih murah sapi Madura.
Lutfi menuturkan, untuk harga kambing biasa sekarang berkisar Rp 1.300.000 sampai Rp 2,5 Juta per ekor. Sedangkan untuk harga kambing etawa kisarannya sekaran dari Rp 2,3 juta samapai Rp 4 juta per ekor.
“Yang jelas hasil potong dagingnya lebih banyak sapi, yang harganya sekarang minimal Rp 7,5 juta per ekor. Tiga kambing kalau dipukul rata dengan harga Rp 2,5 juta harganya sudah bisa membali sapi Madura,” sebutnya Kamis (02/10/14).
Dan itupun lanjut Lutfi, tiga kambing disbanding satu sapi, dagingnya jauh lebih banyak sapi.,”Nah, kondisi inilah yang yang membuat masyarakat lebih cenderung memilih sapi Madura pada perayaan Idul Adha nanti,” ungkapnya.
Lutfi mengaku, meski sudah mendekati hari raya Idul Adha, selama 5 hari kambing miliknya hanya terjual sebanyak 100 ekor bermacam jenis kambing. Penjualannya jauh masih lebih bagus tahun sebelumnya,”kalau tahun lalu kambing saya dari H+ 7 bisa terjual sebanyak 260 ekor. Yang jelas untuk tahun ini penjualannya menurun sekitar 40 persen,”jelas Lutfi.(dc/fir)



COMMENTS