Dicko : BromoFM Jum'at 10/10/2014 , 10 : 00 WIB KRAKSAAN - Prolres Probolinggo musnahkan ratusan petasan berbagai jenis da...
Dicko : BromoFM
Jum'at 10/10/2014 , 10 : 00 WIB
KRAKSAAN
- Prolres Probolinggo musnahkan ratusan petasan berbagai jenis dan
ukuran, serta ditambah 11 bondet yang diperoleh dari berbagi lokasi di
wilayah hukum Polres Probolinggo. Pemusnahan ini dilakukan agar tidak
ada lagi korban jiwa akibat membeludaknya korban petasan.
Jum’at (10/10/14) ratusan petasan berbagai jenis dan ukuran tersebut dimusnahkan pihak kepolisian yang dipusatkan di belakang Mapolres Probolinggo. Pemusnahan itu dilakukan oleh anggota Brigade Mobil (Brimob) cabang Surabaya Polda Jatim.
Sejumlah bahan peledak yang berhasil mereka peroleh seusai razia gencar, yang dilakukan petugas kepolisian. Sebelumnya, akibat terjadinya ledakan petasan yang menyebabkan 1 korban meninggal dunia dan 1 korban kritis sepasang suami istri pada Rabu 01 Oktober lalu di Desa Karangren, Krejengan, Kabupaten Problinggo.
Sejumlah bahan peledak itu mereka dapatkan melalui polsek-polsek sekitar yang sengaja mengumpulkan petasan untuk menghindari bahaya ledakan petasan.
Selain itu, petugas juga mendapatkan beberapa petasan yang ada dari sitaan saat razia yang di gelar di berbagai desa sekitar, pada Kamis (2/10/14) lalu, yang sebelumnya telah memakan korban jiwa.
Mulai dari petasan berjenis rentengan, petasan banting, bondet hingga granat nanas aktif, berhasil dikumpulkan petugas kepolisian.
Untuk bondet, petugas berhasil memperoleh dari warga yang berada di kawasan Desa Tegal Siwalan, sedangkan untuk granat nanas aktif, petugas memperolehnya dari temuan salah seorang warga yang sengaja diserahkan kepada petugas.
Kapolres Probolinggo AKBP Endar Priantoro mengatakan, pemusnahan sejumlah petasan ini akan dilakukan dengan cara dibakar oleh satuan Brimob cabang Surabaya.
“Kami upayakan dan terus memaksimalkan razia untuk petasan, sehingga Kabupaten Probolinggo benar-benar menurun maraknya pembuat petasan. Usaha kami hanya berupaya agar masyarakat sadar akan bahaya petasan dan bondet,”papar Kapolres.
Namun, lanjut Kapolres Endar, untuk 11 bondet dan 1 granat serta 187 petasan rentengan yang ada, pihaknya langsung menyerahkan ke satuan Brimob Polda Surabaya/ karena penanganan pemusnahan yang berbeda.“Kami percayakan kepada pihak Brimob saja, karena mereka lebih mengetahui cara pemusnahan bondet,”terang Endar.(dc/fir)



COMMENTS