Dicko : BromoFM Kamis 02/10/2014 , 07 : 00 WIB KRAKSAAN – Akibat ledakan mesiu yang terjadi di Desa Karangren, Kecamatan Krejen...
Dicko : BromoFM
Kamis 02/10/2014 , 07 : 00 WIB
KRAKSAAN – Akibat ledakan mesiu yang terjadi di Desa Karangren, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo Rabu (01/9) yang diracik oleh korban Sugianto (50) diruang dapurnya, mengakibatkan empat rumah milik warga setempat terkena imbas ledakan tersebut.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, ledakan itu sempat menewaskan Sugianto dan istrinya Jama’ah (45)yang mengalami luka bakar dan robek yang cukup parah. Dilokasi kejadian pihak kepolisian dari jajaran Polres Probolinggo mengamankan barang bukti berupa tumpukan selongsongan mercon yang masih kosong tepat dirunag tengan rumah korban.
Korban yang diketahui akan melaksanakan hajatan pada 20 Oktober 2014 itu, sengaja meracik mesiu untuk memeriahkan hajatannya. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari sejumlah warga dilokasi kejadian menyebutkan, goncangan dan bunyi ledakan itu sangat dahsyat, bahkan bunyinya mencapai radius 500 meter.
Sementara itu, Kabag Ops Polres Probolinggo Kompol Budi Sulistiyanto mengatakan, pada Rabu malam saat kejadian tim Labfor dari Polda Jatim sudah mendatangi lokasi kejadian, guna memeriksa situasi dirumah korban yang telah dipasang Police line,
“Kami telah mengamankan barang bukti ddirumah korban, yaitu selongsongan mercon yang terbungkus plastik. Kami terus melakukan pemantauan dan mengembangkan kejadian ini,”kata Budi.
Sementara rumah warga yang diketahui rusak akibat imbas dari ledakan itu adalah, rumah milik Joyo menawi (45), Kusnadi (40), Sahram (53) dan Agus (45). Sedangkan rumah-rumah yang kacanya pecah akibat ledakan keras itu yakni milik Tupa (55), Senol (48), Ny Sumo (78), Ahmad (35) dan Andri (44).
“Ledakannya sungguh minta ampun, antara bunyi dan goncangan yang kami rasakan disini. Saya tidak mengira itu adalah ledakan sebuah mercon atau mesiu, karena bunyinya seperti bom yang jatuh dari pesawat,” ujar Joyo Menawi salah satu tetangga dekat korban.(dc/fir)
Seperti yang diberitakan sebelumnya, ledakan itu sempat menewaskan Sugianto dan istrinya Jama’ah (45)yang mengalami luka bakar dan robek yang cukup parah. Dilokasi kejadian pihak kepolisian dari jajaran Polres Probolinggo mengamankan barang bukti berupa tumpukan selongsongan mercon yang masih kosong tepat dirunag tengan rumah korban.
Korban yang diketahui akan melaksanakan hajatan pada 20 Oktober 2014 itu, sengaja meracik mesiu untuk memeriahkan hajatannya. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari sejumlah warga dilokasi kejadian menyebutkan, goncangan dan bunyi ledakan itu sangat dahsyat, bahkan bunyinya mencapai radius 500 meter.
Sementara itu, Kabag Ops Polres Probolinggo Kompol Budi Sulistiyanto mengatakan, pada Rabu malam saat kejadian tim Labfor dari Polda Jatim sudah mendatangi lokasi kejadian, guna memeriksa situasi dirumah korban yang telah dipasang Police line,
“Kami telah mengamankan barang bukti ddirumah korban, yaitu selongsongan mercon yang terbungkus plastik. Kami terus melakukan pemantauan dan mengembangkan kejadian ini,”kata Budi.
Sementara rumah warga yang diketahui rusak akibat imbas dari ledakan itu adalah, rumah milik Joyo menawi (45), Kusnadi (40), Sahram (53) dan Agus (45). Sedangkan rumah-rumah yang kacanya pecah akibat ledakan keras itu yakni milik Tupa (55), Senol (48), Ny Sumo (78), Ahmad (35) dan Andri (44).
“Ledakannya sungguh minta ampun, antara bunyi dan goncangan yang kami rasakan disini. Saya tidak mengira itu adalah ledakan sebuah mercon atau mesiu, karena bunyinya seperti bom yang jatuh dari pesawat,” ujar Joyo Menawi salah satu tetangga dekat korban.(dc/fir)



COMMENTS