Dicko : BromoFM Kamis 18/09/2014 , 16 : 00 WIB KRAKSAAN – Akibat terjadinya kecelakaan yang menimpa Firda di jalan pantura jem...
Dicko : BromoFM
Kamis 18/09/2014 , 16 : 00 WIB
KRAKSAAN –
Akibat terjadinya kecelakaan yang menimpa Firda di jalan pantura
jembatan kembar Kota Kraksaan, Kabupaten Probolinggo Kamis (18/9/14).
Ibu korban yang diketahui menangis histeris saat melihat putrinya yang
masih duduk di bangku kelas 1 MTs Negeri Paiton itu berada di ruang
jenazah RSUD Waluyo Jati Kota Kraksaan.
Ibu korban yang diketahui bernama Sri Wahyuni (32) dan Suaminya Fadholi (35) itu tak bisa menahan tangisannya, sebab, menurut Fadoli ayah korban, dirinya dan istrinya seakan-akan tidak terima putrinya meninggal secepat ini.
“Putri saya mau berangkat kepondok, kenapa bisa seperti itu, semoga putriku ditempatkan pada tempat yang layak oleh Allah, putriku meinggal Syahid, ampuni dosa-dosanya ya Allah,”kata Fadholi ayah korban yang tampak kuat menerima kenyataan itu.
Kebetulan, putrinya pulang dari pesantren, untuk pijat, karena sakit. ”Mau balik ke pondok mas. Tadinya, saya yang mau antar ke pondok. Tapi saya mau ke Malang. Terus, neneknya yang mau antar balik ke pondok,” jelasnya.
Sedangkan Yuyun ibu korban, tidak bisa lagi untuk bicara secara perlahan, ia sangat histeris mengeluarkan suara yang sangat keras.
Saat media ini menggali informasi dikamar jenazah, tampak banyak warga yang berkunjung, bahkan mereka banyak yang meneteskan air matanya laki-laki dan perempuan, karena tidak tega melihat kondisi jasad Firda akibat terlindas truk tronton.
“Semoga anak ini benar-benar mati Syahid, karena ia hendak berangkat mencari ilmu ke pondok pesantren,”ujar Edi (40) seorang keluarga pasien dirumah sakit.(dc/fir)



COMMENTS