Dicko : BromoFM Minggu 14/09/2014 , 08 : 00 WIB KRAKSAAN – Perpustakaan Umum Daerah (Perpusda) Kabupaten Probolinggo menyediak...
Dicko : BromoFM
Minggu 14/09/2014 , 08 : 00 WIB
KRAKSAAN
– Perpustakaan Umum Daerah (Perpusda) Kabupaten Probolinggo menyediakan
layanan membaca untuk masyarakat. Layanan tersebut tidak hanya di
sekolah dan kdi kampus, akan tetapi layanan memabaca untuk masyarakat
itu juga disediakan di pasar tradisional.
Dari Perpusda Kabupaten Probolinggo sendiri di tahun 2014 ini mempunyai dua target pasar tradisional yang disediakan perpustakaan. Target yang sudah berjalan yaitu di pasar Paiton, kecamatan Paiton. Sedangkan target ke dua yaitu di pasar Maron, Kecamatan Maron.
Dipasar Paiton telah tersedia ruang untuk perpustakaan sekitar 2,5x6 meter persegi, yang dilengkapi dengan Wifi dengan kecepatan 100 Mbps. Program tersebut merupakan terobosan baru dari Perpusda Kabupaten Probolinggo.
Kepala Perpusda Kabupaten Probolinggo, Santoso mengatakan, untuk sementara ini pihaknya memberikan peluang terhadap dua pasar saja, sebab, untuk tahun ini anggarannya terbatas . Selanjutnya dirinya memastikan akan memberikan pelayanan membaca/perpustakaan ke 35 pasar tradisional pada tahun 2015 mendatang.
“Sementara yang masih berjalan ditahun 2014 ini masih dua pasar, pasar Paiton sudah sukses, untuk pasar Maron masih akan dilaksanakan. Sebanyak 37 pasar tradiasonal di Kabupaten ,Probolinggo akan disediakan perpustakaan, masing-masing juga akan dilengkapi dengan Wifi-nya,” papar Santoso.
Dari masing-masing pasar lanjut Santoso, buku yang akan disediakan minimal 500 buku yang 50 persen isi buku tersebut berkaitan dengan dunia bisnis, agar bermanfaat untuk para pedagang. Selain itu akan diisi pula dengan buku-buku pendidikan, sosial dan yang lainnya.
“Di pasar Paiton setelah saya cek ternyata peminat bacanya cukup banyak setiap harimya, dan ini adalah suatu contoh untuk pasar-pasar lainnya, agar lebih semangat memberikan ruang untuk perpustakaan. Selain itu, banyak pedagang yang membuka usaha toko peracangan menggunakan Wifi yang kami sediakan,” ujar mantan Kabag Kominfo ini.
Secara terpisah, Murtade selaku kepala kantor pasar Paiton menuturkan, adanya perpustakaan dikantornya, banyak manfaatnya, sebab, para pedagang setempat mulai gemar memilah buku yang isinya tentang dunia bisnis, pelajarpun mulai kerasa di perpustakaan pasar tersebut.
“Banyak juga yang membawa laptopnya ke pasar sambil membaca buku. Alahmdulillah bertambahnya perpustakaan pasar ini menambah keramaian pasar. Dan ini merupakan sensasi baru untuk pasar Paiton,”sebut Murtade.
Murtade mengaku, kunjungan pembaca di perpus tersebut per harinya mencapai 50 pengunjung. Menurutnya, pengunjung didominasi oleh para pemilik toko dan pedagang kain serta pedagang bahan pokok.(Dc)



COMMENTS