Dicko : BromoFM Rabu 24/09/2014 , 09 : 00 WIB LECES - Sejumlah Desa di Kabupaten Probolinggo dilanda kekeringan, hal itu san...
Dicko : BromoFM
Rabu 24/09/2014 , 09 : 00 WIB
LECES
- Sejumlah Desa di Kabupaten Probolinggo dilanda kekeringan, hal itu
sangat berdampak dengan krisisnya air bersih sebagai sumber kehidupan
manusia. Kekeringan itu kerap terjadi setiap tahun ketika musim kemarau
tiba.
Dari 24 Kecamatan di Kabupaten Probolinggo, sekitar 44 desa di 13 kecamatan yang mengalami krisis air bersih. Namun yang paling parah, kekeringan terjadi di Dusun Buntes, Desa Tigasan Kulon, Kecamatan Leces. Seluruh warga yang berdomisili di Desa tersebut berburu air bersih hingga ke wilayah Gunung Tungu di Kabupaten Lumajang yang jaraknya mencapai 10 kilometer.
Selasa (23/9/14) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Badan Penanggulangan Bencan Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo memberikan bantuan air bersih kepada warga. Bagitu bantuan tiba, wargapun langsung berbondong-bondong mendatangi kelokasi untuk mendapatkan air bersih.
“Dikala kala musim kemarau tiba, kami sudah terbiasa mengambil air bersih di Gunung Tungu (Lumajang) yang jaraknya sekitar 10 kilometer dari tempat tinggal kami,”ujar Muhammad (35) salah satu warga setempat.
Senada dikatakan Imam (44) juga warga setempat, kekeringan di Desanya sudah berjalan sekitar 5 bulan terakhir. Imam berharap, bantuan air bersih yang di berikan Pemerintah Kabupaten Plrobolinggo ini tidak hanya kali ini saja, akan tetapi setipa musim kemarau akan ada lagi. “Terimakasih banyak kepada Bupati Probolinggo Hj.P.Tantriana Sari,SE yang telah membantu kehidupan warga Desa disini, ”sebut Imam.
Bupati Tantri bersama rombongan dan Dinas terkait telah meninjau situasi dan kondisi di Desa Tigasan Kulon, sekaligus memberikan bantuan air bersih kepada warga. Bupati Tantri menghimbau, kepada Dinas terkait dan seluruh lapisan masyarakat, agar segera melakukan koordinasi ketika ada Desa yang dilanda kekeringan khususnya di Kabupaten Probolinggo.(dc/fir)



COMMENTS