Dicko : BromoFM Selasa 02/09/2014 , 10 : 00 WIB KRAKSAAN - Masjid agung Ar-Raudloh Kota Kraksaan berhasil meraih pringkat ke tig...
Dicko : BromoFM
Selasa 02/09/2014 , 10 : 00 WIB
KRAKSAAN -
Masjid agung Ar-Raudloh Kota Kraksaan berhasil meraih pringkat ke tiga
(3) sebagai masjid agung teladan di tingkat Provinsi Jawa Timur. masjid
yang berada di jantung Kota Kraksaan, Kabupaten Pprobolinggo ini telah
mewakili wilayah kerja (Wilker) Kabupaten Probolinggo di ajang lomba
masjid percontohan di tingkat Provinsi tahun 2014 ini.
Meski hanya meraih peringkat ke tiga, menurut sekretaris umum masjid agung Ar-Raudloh Kota Kraksaan M.Ainul Yaqin, hal ini merupakan kabar gembira.“Ini merupakan sebuah kebanggaan untuk masyarakat Kabupaten Probolinggo. Alhamdulillah, Masjid agung Ar-Raudloh Kota Kraksaan meraih juara ke tiga dalam ajang pemilihan masjid agung percontohan se Provinsi Jatim. Ini sudah disambut dengan penuh rasa syukur oleh seluruh lapisan warga Kota Kraksaan, khususnya para pengurus Masjid Ar-Raudloh,” ujar Ainul.
Di katakannya, dari tujuh wilker se-Provinsi Jatim yang dilombakan di tahun 2014 ini, masjid agung Ar-Raudloh Kota Kraksaan meraih juara tiga, namun diupayakannya pada perlombaan berikutnya, untuk meraih peringkat pertama.”Kami semua pengurus masjid optimis memperbaiki bidang dan program untuk meningkatkan prestasi ini, sehingga nantinya mampu meraih peringkat teratas,” sebutnya.
Pria yang juga menjabat sebagai staf di Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo ini menuturkan, penilaian lomba ini mempertimbangkan 4 kriteria yang dinilai oleh tim penilai. “Penilaiannya meliputi manajemen dan pengelolaan masjid, idharah atau struktur masjid, riayah, yakni taman atau lingkungan sekitar masjid, dan yang terakhir adalah umaroh, yakni kemakmuran masjid,”tuturnya.
Dan yang menjadi kekurangan pada masjid Ar-Raudloh dalam penilaian masjid teladan kali ini lanjutnya, adalah karena kurang tertatanya manajemen keorganisasian masjid dengan baik. Seperti adanya kegiatan rutin pengajian dengan setiap minggunya dan program lainnya. Dengan adanya penilaian masjid percontohan ini, kata Ainul, diharapkan pengelolaan masjid Ar-Raudloh ini mencontoh masjid agung Bondowoso yag menjadi juara 1, dan masjid agung Lamongan yang menjadi juara ke 2 dalam perlombaan tahun 2014 ini.
Sementara itu, tambah Ainul, untuk menghadapi penilaian lomba masjid percontohan berikutnya nanti, seluruh pengurus masjid agung Ar-Raudloh akan melakukan berbagai persiapan yang disesuaikan dengan kriteria penilaian lomba, seperti administrasi masjid, kegiatan-kegiatan keagamaan, organisasi, lingkungan dan yang lainnya.
“Selain itu kami telah mendirikan pos kesehatan gratis untuk para jama’ah namun masih belum diresmikan, selain itu kami merencanakan koperasi simpan pinjam khusus warga. Kami akan memperbaiki semua kegiatan dengan mengambil dana dari kotak sodakoh dari para jama’ah yang nilainya setiap minggunya maksimal mencapai Rp 4.000.000, itu akan kami gunakan sebaik mungkin,”imbuhnya.(Dc)



COMMENTS