Dicko : BromoFM Selasa 23/09/2014 , 11 : 00 WIB KRAKSAAN – Memasuki akhir bulan ke dua, perbaikan jalan di jalur pantura tepa...
Dicko : BromoFM
Selasa 23/09/2014 , 11 : 00 WIB
KRAKSAAN
– Memasuki akhir bulan ke dua, perbaikan jalan di jalur pantura
tepatnya jalan Panglima Sudirman, Kota Kraksaan. membuat Badan
Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Probolinggo mulai resah.
Pasalnya, hingga memasuki tanggal 22 September 2014 ini, perbaikan jalan yang dikerjakan oleh Pengerjaan Umum Binamarga Provinsi Jawa Timur, nampak tak ada tanda-tanda akan selesai. Pekatnya debu bekas galian perbaikan jalan terus mengganggu para pengendara yang melintasi sepanjang 1,5km jalan protokol Kota Kraksaan.
Petugas BLH pun mengantisipasinya melalui penyiraman sepanjang jalan yang ada pada pagi dan sore, dengan menghabiskan air sebanyak 6 tangki mobil milik BLH dalam sehari. Namun, solusi ini tak berjalan efektif. Banyak warga setempat yang masih mengeluhkan banyaknya polusi udara karena debu yang beterbangan.
Kepala BLH Kabupaten Probolinggo Donny Adianto melalui Kasubid Pengelola Pertamanan, Bedjo Rijanto mengatakan, pihaknya mulai resah akan perbaikan jalan yang tak kunjung selesai. Alasannya, mulai dekatnya penilaian untuk lomba kota bersih Adipura, kategori kota kecil tingkat Kabupaten/Kota. Membuat pihaknya tak mampu menjamin persiapan menyambut Adipura pada bulan Oktober mendatang berlangsung matang.
“Saya berharap pada minggu kedua bulan oktober depan sepanjang jalan kraksaan harus segera selesai atau sudah di aspal. Karena, proses penilaian Adipura tak hanya dinilai dari segi penataan kota. Akan tetapi, baiknya infrastruktur jalan dan bangunan yang ada. Juga menjadi salah satu syarat untuk mendapatkan penilaian yang baik,”kata Bedjo.
Bedjo menambahkan, pihaknya akan sesegera mungkin berkoordinasi dengan para pelaksana proyek perbaikan jalan. Jika nantinya proses koordinasi berjalan buntu, pihaknya akan melakukan tekanan pada pihak pelaksana proyek perbaikan jalan. Ini, agar masalah yang ada bisa segera mungkin terselesaikan.
“Ini didasarkan pada penilaian Adipura yang nilai standartnya harus mencapai 75 persen, kondisi kota harus dalam keadaan bersih, rapi dan teratur,”sebutnya.
Terpisah, Pengawas Perbaikan Jalan Pantura Purnomo mengaku, pihaknya tidak bias memastikan, kapan akan dilakukan pengaspalan Jalan Pangsud Kota Kraksaan.”Saya mendengar informasi dari rekan saya Irawan selaku Pelaksana Proyek. Bahwa pengaspalan akan dilakukan dalam kurun waktu sepekan lagi,”ucapnya.(dc/fir)



COMMENTS