Dicko : BromoFM Jum'at 12/09/2014 , 09 : 00 WIB KRAKSAAN – Beberapa sejumlah sayuran di Pasar Semampir, Kecamatan Kraksaan, ...
Dicko : BromoFM
Jum'at 12/09/2014 , 09 : 00 WIB
KRAKSAAN
– Beberapa sejumlah sayuran di Pasar Semampir, Kecamatan Kraksaan,
Kabupaten Probolinggo mengalami kenaikan harga. Kenaikan harga tersebut
sudah dirasakan oleh para ppedagang sejak memasuki musim kemarau tiba.Selain dari dampak musim kemarau, para pedagang di pasaran juga menilai, kenaikan harga sayuran dipastikan karena akan memasuki hari raya Idul Adha. Pantauan disalah satu pasar tradisional tepatnya dipasar Semampir Kraksaan, harga tomat yang biasanya hanya Rp 3000 menjadi Rp 4000 per kg.
“Kenaikannya mencapai seribu rupiah hingga dua ribu rupiah, hamper emua jenis sayuran yang mengalami kenaikan harga di pasaran,”ujar Musliha (45) seorang pedagang sayuran di pasar Semampir Kraksaan Jum’at (12/9/14).
Musliha mengaku, kenaikan itu tidak hanya terjadi pada tomat saja, melainkan juga terjadi pada wortel, wortel sekarang per kg mencapai Rp 4500, yang biasanya hanya Rp 3000. Kentang Rp 4000, sebelumnya Rp 3500. Sedangkan Gubis, merica, cabai merah, harganya juga mengalami kenaikan.”Pokoknya harga yang paling tinggi kenaikannya itu, sayuran yang dibuat bahan sup dan capjay,”sebutnya.
Sementara itu, Wiryono selaku pengagen sayuran di pasar Semampir mengatakan, kenaikan bahan pokok dan sayuran menjelang akhir tahun 2014 ini dipastikan karena adanya musim kemarau, banyak lahan yang mengalami kekeringan, sehingga sebagian besar para petani mengalami gagal panen. Hal ini menurutnya, berimbas terhadap harga sayuran pada beberapa sayuran termasuk juga seperti timun dan kol.
“Sayuran banyak yang harganya naik, apalagi bagahn-bahan pokok yang dari pabrik, yang pasti sudah ada kenaikan sebelum harga sayuran ini naik. Kenaikan harga ini tentunya dampak dari para petani yang mengalami gagal panen,” tambah Wiryono.(Dc)


COMMENTS