Dicko : BromoFM Kamis 18/09/2014 , 08 : 00 WIB KRAKSAAN – Kisaran harga ayam potong di Pasar tradisional di Kabupaten Probol...
Dicko : BromoFM
Kamis 18/09/2014 , 08 : 00 WIB
KRAKSAAN
– Kisaran harga ayam potong di Pasar tradisional di Kabupaten
Probolinggo mengalami kenaikan antara Rp 2.000-Rp 3.000 per kilogram
dari harga sebelumnya. Kenaikan tersebut terjadi dalam tiga pekan
terakhir.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di kdua Pasar tradisional tepatnya di Pasar Semampir dan Paasar Paiton, Kabupaten setempat, harga ayam potong menjelang Idul Adha, kisaran harganya dipasaran mencapai Rp 35 ribu atau naik Rp 3.000 per kilogram, dibandingkan dengan harga sebelumnya yang hanya Rp 32 ribu per kilogram.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di kdua Pasar tradisional tepatnya di Pasar Semampir dan Paasar Paiton, Kabupaten setempat, harga ayam potong menjelang Idul Adha, kisaran harganya dipasaran mencapai Rp 35 ribu atau naik Rp 3.000 per kilogram, dibandingkan dengan harga sebelumnya yang hanya Rp 32 ribu per kilogram.
"Ya naik kalau dibandingkan saat Idul Fitri. Kalau waktu lebaran kemarin kita jual per kilonya Rp 30 ribu, kemudian naik Rp 32 ribu, malah sekarang naik lagi menjadi Rp 35 ribu" ujar Sartik (50) salah satu pedagang di Pasar Semampir Kraksaan Kamis (18/9/14).
Sartik mengaku, kenaikan harga daging ayam potong ini disebabkan adanya musim yang tidak mendukung. Seperti halnya sekarang musim tembakau, tapi banyak masyarakat yang mengeluh akibat tembakaunya rusak diserang penyakit. Jadi dampaknya ke bahan pokok.
“Kalau daging ayam, naik turunnya harga itu tergantung dari pusat agennya, tergantung juga peminatnya. Sekarang peminatnya sangat berkurang, kulaannya juga tambah mahal, yang jelas penjualannya sangat merosot,”sebut Sartik.
Terpisah dikatakan Mutmainnah (40) pedagang daging ayam potong di Pasar Paiton, bahwa harga jualnya tidak berbeda dengan di Pasar Semampir. Karena diantara pedagang daging ayam di Paiton dan Kraksaan mengambilnya dari Lumajang.
“Biasanya sebelum terjadi kenaikan, sebanyak satu kwintal daging yang saya jual habis dalam waktu setengah hari, kalau sekarang paling banyak lakunya hanya 50-60 kilogram. Semua pedagang daging ayam potong di Kabupaten Probolinggo ini mengalami hal yang sama (rugi),”aku Mutmainnah.
Ia menjelaskan, kenaikan ini bukan karena menjelang hari raya Idul Adha, karena terkadang meski menjelang Idul Adha harganya cukup stabil. Sekarang disebabkan karena musim dan stok dagingnya.(dc/fir)



COMMENTS