Dicko : BromoFM Kamis 18/09/2014 , 09 : 00 WIB KRAKSAAN - Fery Adli, asal Dusun Gandang Desa Asembagus Kecamatan Kraksaan yang ...
Dicko : BromoFM
Kamis 18/09/2014 , 09 : 00 WIB
KRAKSAAN -
Fery Adli, asal Dusun Gandang Desa Asembagus Kecamatan Kraksaan yang
saat ini menjadi warga transmigran di Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT)
Bekkae Desa Paselloreng Kecamatan Gilireng Kabupaten Wajo Provinsi
Sulawesi Selatan sukses mendulang prestasi sebagai juara III Transmigran
Teladan Nasional tahun 2014 atas penilaian dari Kementerian Tenaga
Kerja dan Transmigrasi RI.Prestasi tersebut diraih karena Fery Adli dinilai berhasil berada di daerah transmigran. Pasalnya setelah mengikuti program transmigrasi, Fery Adli memiliki penghasilan total sebesar Rp. 380.275.000 per tahun atau Rp. 31,7 juta per bulan. Atas prestasi tersebut, Fery Adli menerima penghargaan dari Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) RI Muhaimin Iskandar di Jakarta.
“Fery Adli ini merupakan transmigran asal Desa Asembagus Kecamatan Kraksaan yang berangkat pada bulan Desember 2011 silam bersama 10 KK lainnya. Selain bercocok tanam, dia juga menekuni usaha lain berupa meubeler. Intinya dia memiliki keterampilan dan diminati oleh tetangganya,” ungkap Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Probolinggo Sigit Sumarsono.
Mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Probolinggo ini menegaskan bahwa awalnya Fery mendapatkan rumah tipe 36 dengan bahan kayu dan pekarangan seluas 2.500 meter persegi.
“Selama 12 bulan pertama, tiap bulan dia mendapatkan jaminan hidup berupa beras dan bahan sembako sesuai dengan jumlah jiwa keluarganya. Dimana dalam sebulan, untuk suami mendapatkan beras 15,5 kg, istri 10 kg dan anak 7,5 kg. Baru pada bulan ke-13 dia hidup mandiri dengan bercocok tanam memanfaatkan lahan pekarangan dan keterampilan yang dimilikinya,” jelasnya.
Lelaki kelahiran Yogyakarta, 11 Maret 1961 ini mengaku sangat bangga atas prestasi yang telah diraih oleh Fery Adli. Sebab Pemkab Probolinggo bisa mengirim masyarakat yang belum beruntung sehingga bisa berhasil, meskipun berada di daerah lain.
“Meskipun berada di daerah lain, tetapi ini merupakan suatu kebanggaan karena dapat memajukan bangsa Indonesia. Tentunya sebagai daerah asal kami juga ikut merasa bangga atas prestasi yang sudah diraih Fery Adli,” tegasnya.
Atas penghargaan tersebut, mantan Kepala Bagian Hukum ini berharap agar mampu meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat. “Setidaknya prestasi ini bisa menjadi motivasi bagi warga yang lain untuk bersama-sama dapat memajukan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” harapnya.(dc/fir)


COMMENTS