Dicko : BromoFM Senin 22/09/2014 , 09 : 00 WIB KRAKSAAN – Pendidikan non formal di Kabupaten Probolinggo tahun 2014 untuk nom...
Dicko : BromoFM
Senin 22/09/2014 , 09 : 00 WIB
KRAKSAAN
– Pendidikan non formal di Kabupaten Probolinggo tahun 2014 untuk
nominasi perserta sementara akan dilaksanakan pada awal Oktober
mendatang. Mengingat untuk tahun 2015 Dinas Pendidikan Kabupaten
Probolinggo mempunyai target yang lebih besar dibanding tahun sebelumnya
khusus pendidikan kejar paket A, B, dan C.
Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo melalui Kepala Bidang Pendidikan Luar Sekolah, Olah Raga dan Kesenian, Suwari mengatakan, Dalam capaian target yang lebih besar tersebut bertujuan untuk meningkatkan Indek Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Probolinggo.
Dijelaskannya, sekolah kegiatan belajar (SKB) yang menempuh waktu minimal selama tiga tahun itu akan lebih dimaksimalkan terhadap masyarakat agar peserta belajarnya lebih meningkat. Mengingat di Kabupaten Probolinggo sendiri masuk golongan 33 daerah zona merah se Indonesia. Untuk menyikapi hal tersebut, Pemkab sangat memperhatikan sesuai ketentuan, daerah yang terdapat 50.000 ke atas penduduknya yang masih mengalami buta aksara.
“Di Kabupaten Probolinggo, awalnya tahun 2011, tercatat sebanyak 11 kecamatan yang masuk zona merah. Yaitu Tiris, Krucil, Kotaanyar, Pakuniran, Sumber, Kuripan, Bantaran, Wonomerto, Lumbang, Sumberasih dan Tongas,”kata Suwari.
Untuk nominasi peserta sementara 2015 mendatang lanjut Suwari, pihaknya mempunyai sasaran pada Kecamatan yang masuk zona merah dengan tingginya masyarakat yang masi belum melek aksara. Sedangkan untuk sasaran pada usia yang biasanya dari usia 15 tahu sampai 59 tahun, itu tidak akan dipergunakan lagi.
“Pada tahap selanjutnya ini kami mempunyai terobosan baru, yaitu yang menjadi sasaran adalah dari usia 15 tahun hingga usia 44 tahun saja, kami ambil langkah seperti itu agar bias produktif,”sebutnya.
Selain itu, Suwari menuturkan, pada tahun 2014 pelaksanaan sekolah non formal di Kabupaten Probolinggo yang sudah berhasil dicapai pada priode pertama untuk paket A sebanyak 466, paket B sebanyak 522, dan paket C sebanyak 491. Sedangkan priode ke dua, paket A sebanyak 701, paket B sebanyak 957, paket C 1166. Setelah di kalkulasi jumlah tersebut mencapai 1167 untuk paket A, 1179 untuk paket B, dan 1657 untuk paket C.(dc/fir)



COMMENTS