Dicko : BromoFM Senin 08/09/2014 , 08 : 00 WIB KRAKSAAN – Di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kabupaten Prob...
Dicko : BromoFM
Senin 08/09/2014 , 08 : 00 WIB
KRAKSAAN
– Di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kabupaten
Probolinggo, dampak kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) sepekan
sebelumnya sudah dirasakan oleh masyarakat, sebab pasokan BBM terhadap
SPBU sudah mulai normal.
Dengan tersediannya pasokan BBM tersebut, di beberapa SBPU sudah tidak terjadi antrean panjang. Dibandingkan dengan beberapa hari sebelumnya untuk mendapatkan BBM kendaraan harus menunggu lama, hinmgga menyebabkan kemcetan araus lalu lintas di jalan pantura di kota Kraksaan.
“Kondisinya sekarang sudah mulai enak, semoga saja tidak akan terjadi kelangkaan lagi. Kalau sekarang enak dibandingkan sebelumnya, antrean tidak terlalu panjang,” kata Faisol (25) salah satu warga asala Desa Kebonagung, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten setempat Senin (8/9/14).
Faisol menuturkan, sejak terjadinya kelangkaan BBM, pembelian BBM untuk mobil miliknya hanya dibatasi 100 ribu, itupun harus mengantre sampai berjam-jam,”waktu itu saya sampai bosan menunggu antrean dari kendaraan lain,”terangnya.
Sementara itu, Ahmad (23) salah satu petugas SPBU di Kebonagung Kraksaan mengaku, untuk saat ini pembelian dari konsumen tidak dibatasi, sebab, pasokan BBM jenis solar, premium dan pertamax dari pertamina suddah mulai normal.
“Sepertinya untuk pendistribusian BBM dari pertamina si seluruh SPBU di Kabupaten Probolinggo sudah merata. Minggu malam kemarin (7/9/14) pendistribusian dari pertamina sudah memenuhi target yang dibutuhkan oleh konsumen,”sebutnya.
Ia mengaku, untuk pembelian yang memakai jeriken sudah bisa dilayani sejak kemarin, sejak pengiriman ke tiga dari pertamina. Untuk konsumen bagi pedagang eceran di kios kecil, pihak SPBU tetap harus menunjukkan surat pelanggan yang diterbitkan oleh kepala Desa atau Kelurahan.
“Normalnya pembelian BBM ini baru berjalan pada akhir pekan pada minggu pertama di bulan September 2014,”imbuh Ahmad.(Dc)



COMMENTS