Dicko : Bromo FM Senin 11/08/14 , 08 : 00 WIB KRAKSAAN – Para peserta pasukan pengikar bendera pusaka (Paskibraka) sudah memasu...
Dicko : Bromo FM
Senin 11/08/14 , 08 : 00 WIB
KRAKSAAN
– Para peserta pasukan pengikar bendera pusaka (Paskibraka) sudah
memasuki fase atau tingkatan ke dua, dalam fase kedua ini sudah di
saring menjadi 76 peserta. Mereka yang akan berunjuk kebolehannya pada
17 Agustus 2014 mendatang di alun-alun kota Kraksaan, Kabupaten
Probolinggo,
Dari giat latihan paskibraka tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo, untuk persiapan dan pelaksanaan upacara 17-an Agustusan itu, telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 300 juta. Itu, termasuk pelatihan dan fasilitas untuk pasukan pengikar bendera pusaka (Paskibraka).
Pantauan dilapangan menyebutkan, tiap hari tampak puluhan pelajar tingkat SMA, latihan PBB (Pembelajaran Baris-Berbaris) berlangsung di alun-alun Kota Krakasan. Ternyata, mereka merupakan para paskibraka yang akan menjadi pelaksana upaca hari kemerdekaan RI nanti.
Sementara itu, Syafi’udin selaku Kepala Kantor Pemuda dan Olahraga (Kanpora) Kabupaten Probolinggo mengatakan, kegiatan kanpora untuk beberapa hari terakhir ini fokus pada persiapan upacara kemerdekaan RI. Sebab, pihaknya yang menjadi leading, dalam menyiapkan paskibraka untuk upacara 17 Agustus mendatang.
”Persiapan latihan paskibraka sudah kami mulai 15 hari sebelum bulan puasa Ramadhan kemarin. Setelah libur hari raya idul fitri, kami lanjutkan kembali latihan persiapan paskibraka,” katanya.
Syafi’udin mengaku, persiapan pelaksanaan upacara 17 Agustus mendatang, terutama dalam hal paskibraka, tidak ada kendala. Sejauh ini, persiapan berupa latihan paskibraka telah berlangsung. Mulai dari tahapan seleksi para peserta paskibraka sampai latihannya. ”Peserta paskibraka terpilih, harus lulus seleksi. Mulai dari kesehatan, tinggi badan dan lainnya,” katanya
Ditanya tentang anggaran yang di alokasikan dalam APBD 2014. Syafi’udin mengungkapkan, pelaksanaan upacara kemerdekaan RI, sudah menjadi agenda tahunan. Sehingga, pemerintah pun telah menyiapkan alokasi anggaran kegiatan itu pada APBD awal. Untuk tahun ini, dialokasikan anggaran Rp 300 juta.
Melalui anggaran tersebut, pihaknya bisa menghadirkan pelatih untuk mengajarkan 72 pelajar yang menjadi peserta paskibraka. Selain itu, selama latihan paskibraka berlangsung, fasilitas dipenuhi oleh panitia. Termasuk fasilitas seragam peserta paskibraka saat pelaksanaan upacara.(Dc)
Dari giat latihan paskibraka tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo, untuk persiapan dan pelaksanaan upacara 17-an Agustusan itu, telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 300 juta. Itu, termasuk pelatihan dan fasilitas untuk pasukan pengikar bendera pusaka (Paskibraka).
Pantauan dilapangan menyebutkan, tiap hari tampak puluhan pelajar tingkat SMA, latihan PBB (Pembelajaran Baris-Berbaris) berlangsung di alun-alun Kota Krakasan. Ternyata, mereka merupakan para paskibraka yang akan menjadi pelaksana upaca hari kemerdekaan RI nanti.
Sementara itu, Syafi’udin selaku Kepala Kantor Pemuda dan Olahraga (Kanpora) Kabupaten Probolinggo mengatakan, kegiatan kanpora untuk beberapa hari terakhir ini fokus pada persiapan upacara kemerdekaan RI. Sebab, pihaknya yang menjadi leading, dalam menyiapkan paskibraka untuk upacara 17 Agustus mendatang.
”Persiapan latihan paskibraka sudah kami mulai 15 hari sebelum bulan puasa Ramadhan kemarin. Setelah libur hari raya idul fitri, kami lanjutkan kembali latihan persiapan paskibraka,” katanya.
Syafi’udin mengaku, persiapan pelaksanaan upacara 17 Agustus mendatang, terutama dalam hal paskibraka, tidak ada kendala. Sejauh ini, persiapan berupa latihan paskibraka telah berlangsung. Mulai dari tahapan seleksi para peserta paskibraka sampai latihannya. ”Peserta paskibraka terpilih, harus lulus seleksi. Mulai dari kesehatan, tinggi badan dan lainnya,” katanya
Ditanya tentang anggaran yang di alokasikan dalam APBD 2014. Syafi’udin mengungkapkan, pelaksanaan upacara kemerdekaan RI, sudah menjadi agenda tahunan. Sehingga, pemerintah pun telah menyiapkan alokasi anggaran kegiatan itu pada APBD awal. Untuk tahun ini, dialokasikan anggaran Rp 300 juta.
Melalui anggaran tersebut, pihaknya bisa menghadirkan pelatih untuk mengajarkan 72 pelajar yang menjadi peserta paskibraka. Selain itu, selama latihan paskibraka berlangsung, fasilitas dipenuhi oleh panitia. Termasuk fasilitas seragam peserta paskibraka saat pelaksanaan upacara.(Dc)



COMMENTS