Dicko : Bromo FM Minggu 20/07/14 , 10 : 00 WIB Menjadi bidan adalah suatu kebanggaan bagi masyarakat. Seperti yang dijalani Fifi...
Dicko : Bromo FM
Minggu 20/07/14 , 10 : 00 WIB
Menjadi
bidan adalah suatu kebanggaan bagi masyarakat. Seperti yang dijalani
Fifil Sumarni yang saat ini sudah 14 tahun berprofesi sebagai bidan,
mengabdikan diri berjuang untuk ikut serta dalam rangka menurunkan angka
kematian ibu dan bayi. “Pada tahun 2001 hingga 2005 saya mulai menjadi
Bidan itupun masih sukwan di Puskesmas.Fifil panggilan akrakbnya ini menyebutkan, pada tahun 2006 lalu dirinya sudah mulai diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kabupaten Probolinggo. “Tempat tugas saya di Puskesmas Pajarakan, Kecamatan Pajarakan Kabupaten Probolinggo, saya asal dari Pajarakan tapi sekarang saya berdomisili di Paiton bersama keluarga,” paparnya.
Fifil yang sudah 14 tahun menjalani profesi sebagai bidan ini mangaku, dirinya sangat bersyukur saat ini dirinya sudah ,mulai dipercaya oleh masyarakat sebagai bidan desa di Daerah Paiton. Dengan tekatnya itu dirinya terus berupaya untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi (AKIB) di Kabupaten Probolinggo.
“Saya sudah banyak belajar dari banyak pengalaman menjadi seorang bidan yang baik dan professional. Sampai saat ini secara pribadi saya mempunyai target bagaimana cara sekiranya saya dan bidan-bidan lainnya mampu menurunkan AKIB,”katanya.
Perempuan kelahiran Probolinggo 5 April 1979 ini menuturkan, ada kalanya juga dirinya selama menjadi bidan mengenyam pahit dan manisnya dalam persalinan. Salah satu contoh adanya persalinan yang masih ditangani dukun. “Tapi sekarang Alhamdulillah semua sudah bisa berjalan dengan baik, semua masyarakat saat ini sudah mulai mempercayai ke bidan untuk bersalin,” sebutnya.
Perempuan yang sudah dikaruniai 2 orang anak ini tetap terus mengintai dan terus berusaha dengan prinsip untuk menurunkan AKIB, menurutnya, bekerja keras di sertai professional adalah sebuah keutamaan baginya untuk mencapai keinginannya sebagai seorang bidan yang baik dan berhasil menurunkan AKIB yang ia inginkan.
“Saya sangat yakin dan optimis dengan apa yang saya jalani ini, semoga saja masyarakat tetap juga memberikan dukungannya terhadap semua para bidan di Kabupaten Probolinggo. Sebab seorang bidan tanpa support dari masyarakat tidak akan pernah sukses,” ucap perempuan yang juga sebagai koordinator konselor asi di Kabupaten Probolinggo,”.(Dc)


COMMENTS