Dicko : Bromo FM Selasa 15/07/14 , 08:00 WIB KRAKSAAN - Keberadaan harga komoditi telur ayam horn di Kabupaten Probolinggo men...
Dicko : Bromo FM
Selasa 15/07/14 , 08:00 WIB
KRAKSAAN - Keberadaan harga
komoditi telur ayam horn di Kabupaten Probolinggo mendekati lebaran
1435 hijjriah ini hargnya terkadang naik, terkadang pula turun. Meski
bagitu penjualan telurpun saat ini masih terbilang juga merosot meski
harganya mulai turun. Hal ini diungkapkan oleh Saryati (40) salah satu
pengagen telur ayam horn di kota Krkasaan Kabupaten Probolinggo Selasa
(15/7/14).
Menurutnya, pada awal Ramadhan harganya naik dengan kisaran Rp 300/kg. Sedangkan pertengahan Ramadhan jelang lebaran ini harganya mulai turun menjadi Rp 16.000/kg yang sebelumnya harganya mencapai Rp 18.300/kg.
Atas terjadinya penurunan harga ini di tuturkan Saryati, di sebabkan menurunnya permintaan di seluruh Jawa Timur,”Kenaikan telur ayam horn ini terjadi sekitar dua hari yang lalu. Penurunannya tidak bisa dipastikan waktunya, karena itu tergantung dari kondisi permintaan dan kenaikan pakan ternak ayamnya,” paparnya.
Saryati mengaku, menurut pengalamannya ia sebagai pengagen teluar ayam horn dan pakannya itu, biasanya pada H-7 hingga H+7 hari raya Idul fitrih harga telur horn mulai naik lagi. Itu sudah terjadi setiap tahunnya.
Saryati yang juga merangkap sebagai pengagen pakan ternak hewan ini juga menjelaskan, kenaikan ini tidak hanya terjadi di Kabupaten Probolinggo saja, akan tetapi serentak seluruh Jawa Timur, dan yang paling menurun adalah permintaan dari Malang dan Tulungagung dan Blitar.
Selain turunnya permintaan, Saryati menyebutkan, bahwa penurunan harga telur ini juga disebabkan karena naiknya harga pakan ternak untuk ayam horn,”sekarang harga pakan ternak ayam horen naik Rp 20.000 per sak-nya, yang sebelumnya hanya Rp 350.000/sak sekarang naik menjadi Rp 370.000 /sak,” jelas Saryati.(Dc)



COMMENTS