Dicko : Bromo fm Selasa 03/06/14. 10:00 WIB Kraksaan – Nahas yang dialami Rian Hidayat (11) tahun asal Desa Karang Peranti, Kecamata...
Dicko : Bromo fm
Selasa 03/06/14. 10:00 WIB
Kraksaan – Nahas yang dialami Rian Hidayat (11) tahun asal Desa Karang Peranti, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, pasalnya anak yang masih statusnya pelajar kelas V SDN Karangperanti 1 itu tewas setelah ditabrak sepeda motor Yamaha Bison bernopol AB 6453 JF yang dikendarai Andri Nur Prianto (21) asal Desa Gayam 35 Arjosmu Kecamatan Sedayu Bantul Djokjakarta.
Peristiwa itu terjadi dijalan raya Karangperanti sekitar pukul 12.00 siang. Menurut Kasatlantas Polres Probolinggo AKP Ridho Tri Purtanto melalui Kanit laka Ipda Rudy Santosa mengatakan, saat itu Rian (korban) mengejar layangan yang putus dari benangnya, korban lari dari utara jalan menyeberang ke kanan jalan.
Bersamaan dengan itu lanjut Ipda Rudy, Andri yang mengendarai motor bison tersebut melaju dari arah timur kebarat yaitu perlajalanan pulang dari Bali ke Bantul. Korban yang juga berstatus yatim putra dari Alm Sajun itu menerobos jalan tanpa melihat adanya kendaraan yang melintas.
“Ini adalah kelalaian dari korban, sebab, korban tidak menghiraukan adanya kendaraan yang melintas dijalan. Kemungkinan besar korban focus ke layangan yang dikejarnya,”ungkap Rudy.
Menurutnya, korban tewas di lokasi kejadian, korban megalami luka parah dibagian belakang kepalanya karena ditabrak dari belakang.
Tak lama petugas medis dari RSUD waluyo Jati Krksaan Kabupaten setempat datang kelokasi dengan ambulan dan membawa korban untuk diotopsi.
Sementara Supin (45) ibu korban mengaku, kalau korban kesehariannya hobby main layangan, dan diapun merelakan kepergian putranya,”mungkin ini adalah nasib anak saya,”jeritnya sambil menangis histeris saat di kamar jenazah RSUD Waluyo Jati Kraksaan.(Dc)
Selasa 03/06/14. 10:00 WIB
Peristiwa itu terjadi dijalan raya Karangperanti sekitar pukul 12.00 siang. Menurut Kasatlantas Polres Probolinggo AKP Ridho Tri Purtanto melalui Kanit laka Ipda Rudy Santosa mengatakan, saat itu Rian (korban) mengejar layangan yang putus dari benangnya, korban lari dari utara jalan menyeberang ke kanan jalan.
Bersamaan dengan itu lanjut Ipda Rudy, Andri yang mengendarai motor bison tersebut melaju dari arah timur kebarat yaitu perlajalanan pulang dari Bali ke Bantul. Korban yang juga berstatus yatim putra dari Alm Sajun itu menerobos jalan tanpa melihat adanya kendaraan yang melintas.
“Ini adalah kelalaian dari korban, sebab, korban tidak menghiraukan adanya kendaraan yang melintas dijalan. Kemungkinan besar korban focus ke layangan yang dikejarnya,”ungkap Rudy.
Menurutnya, korban tewas di lokasi kejadian, korban megalami luka parah dibagian belakang kepalanya karena ditabrak dari belakang.
Tak lama petugas medis dari RSUD waluyo Jati Krksaan Kabupaten setempat datang kelokasi dengan ambulan dan membawa korban untuk diotopsi.
Sementara Supin (45) ibu korban mengaku, kalau korban kesehariannya hobby main layangan, dan diapun merelakan kepergian putranya,”mungkin ini adalah nasib anak saya,”jeritnya sambil menangis histeris saat di kamar jenazah RSUD Waluyo Jati Kraksaan.(Dc)



COMMENTS