Dicko : Bromo fm Selasa 03/06/14. 12:00 WIB Kraksaan – Seorang perusuh diamankan dan diborgol petugas kepolisian Polres Probolingg...
Dicko : Bromo fm
Selasa 03/06/14. 12:00 WIB
Selasa 03/06/14. 12:00 WIB
Kraksaan – Seorang perusuh diamankan dan diborgol petugas kepolisian Polres Probolinggo, akibat mengancam petugas TPS (Tempat Pemungutan Suara) saat berlansungnya Pemilu 2014, satu orang dari puluhan massa yang membuat onar itu langsung dibawa ke Mapolres Probolinggo menggunakan mobil Patroli lantaran dirinya melawan Kepolisian saat melakukan pengamanan di TPS.
Aksi kerusuhan tersebut berawal dari salah satu warga yang namanya tidak terdaftar di TPS saat pencoblosan berlangsung, petugas TPS tidak memperkenankan dirinya untuk menggunakan hak suaranya. Sementara dari puluhan massa lainnya petugas berhasil membubarkannya.
Sebelumnya, seorang perusuh yang diamankan tersebut sempat melawan petugas kepolisian dengan menggunakan senjata tajam, bahkan dia juga sempat menyerang salah satu petugas kepolisian dengan celurit yang di pegangnya, beruntung petugas berhasil melumpuhkannya.
Peristiwa tersbut hanya merupakan gambaran dalam simulasi pengamanan untuk Pemilu Pilpres pada 9 Juli 2014 mendatang yang digelar oleh Polres Probolinggo, Selasa (3/6/14) di alaun-alun kota Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.
Selain sebagai langkah antisipasi pengamanan saat pelaksanaan Pemilu Capres dan Cawapres 2014, kegiatan itu digelar untuk melatih kesiapan fisik dan mental anggota saat melakukan tugas pengamanan.
Kapolres Probolinggo AKBP Endar Priantoro melalui Kabag Ops Kompol Hadi Prayitno di sela kegiatan simulasi mengungkapkan, kegiatan mdalam simulasi itu dilakukan sebagai upaya untuk melatih kesiapan fisik dan mental anggota saat bertugas di lapangan pada Pemilu nanti.
Diungkapkannya, selain dilakukan pelatihan fisik, para anggota ditekaankan untuk melatih mentalnya, sebagimana yang sering kali dialami anggota saat Pemilu berlangsung, para anggota kerap mendapatkan ejekan dan provokasi dari pihak yang tidak mempunyai tanggung jawab.
“Ini adalah sebagai antisipasi untuk kesiapan mental dan fisik terhadap anggota, agar tidak kaget pada saatnya tiba sewaktu dilapangan,”ujarnya.
Hadi Menambahkan, sebetulnya banyak hal yang perlu diwaspadai saat Pemilu berlangsung, salah satunya menenangkan perusuh saat mereka tidak terima salah satu calon yang mereka usung tidak mendapatkan kepuasan dari hasil suara di Daerahnya, dan bebrapa gejolak lainnya yang menjadi tanggung jawab dari kepolisian yang berkaitan dengan pengamanan.(Dc)



COMMENTS