Dicko Bromo FM Kamis 19/06/14 , 09:00 WIB KRAKSAAN – Memasuki detik-detik bulan suci ramadhan 2014 ini, Satlantas Polres Probolin...
Dicko Bromo FM
Kamis 19/06/14 , 09:00 WIB
KRAKSAAN – Memasuki detik-detik bulan suci ramadhan 2014 ini, Satlantas Polres Probolinggo tetap melakukan tindakan pada kendaran yang dimodifikasi yang bersifat diluar kewajaran. Salah satu contoh seperti kereta kelinci yang masih terlihat melintas dijalan raya.
Menurut Kasatlantas Polres Probolinggo, AKP Ridho Tri Purtanto mengatakan, tidak hanya kereta kelinci saja kyang akan diberi peringatan dan ditilang, kendaraan yang diluar batas kewajaran juga akan ditindak, hal tersebut menurutnya untuk menyikapi kelancaran Lalulintas diwilayah hukum Polres Probolinggo.
“Memasuki bulan ramadhan dan menjelang Hari raya Idul Fitrih nanti, arus kendaraan sudah dipastikan akan sangat meningkat, kalau kereta kelinci dan kendaraan yang termodifikasi lainnya dibiarkan, kelancaran Lalulintas akan terhambat,” kata Kasatlantas.
Selain itu ia menjelaskan, pihak Satlantas terpaksa mengamankan kereta kelinci ini,bahkan selama beberapa bulan terakhir 2014 ini sudah 3 unit kereta kelinci yang ditilang,”kita amankan mereka saat beroperasi di jalan raya Leces,”ujarnya kepada media ini.
Kereta kelinci tersebut, lanjutnya, dianggap tidak layak jalan terutama pada kondisi rem, persneling, sambungan gandengan yang tidak stabil. Kondisi tersebut sudah menyalahi spesifikasi kendaraan.
Dari ketiga kereta kelinci itu mesinnya merupakan mesin mobil tua bahkan, salah satunya menggunakan mesin gergaji potong kayu.
“Ada yang mesin mobil tua, ada yang menggunakan mesin diesel dan ada yang menggunakan mesin gergaji kayu. Pengemudinya ternyata juga tidak memiliki SIM,” katanya.
Setelah dilakukan penilangan terhadap pemilik kereta kelinci, para pemiliknya akan dipanggil dan diminta untuk membuat surat pernyataan, sebagai tanda persetujuan untuk tidak mengiperasikan kereta kelincinya dijalan raya,”karena sebenarnya itu tidak layak beroperasi dijalan raya, tempatnya itu hanya sekitar lokasi pariwisata,” jelas Kasatlantas Ridho.(Dc)



COMMENTS