Dicko : Bromo fm Sabtu 14/06/14. 08:00 WIB Kraksaan - Pemilu Presiden (Pilpres) 2014 tinggal sebulan lagi. Berbagai persiapan dila...
Dicko : Bromo fm
Sabtu 14/06/14. 08:00 WIB
Sabtu 14/06/14. 08:00 WIB
Kraksaan - Pemilu Presiden (Pilpres) 2014 tinggal sebulan lagi. Berbagai persiapan dilakukan untuk lebih memantapkan pesta demokrai lima tahunan itu agar berjalan dengan aman dan lancar.
Untuk lebih memantapkan pelaksanaan Pilpres ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Probolinggo menggelar rapat koordinasi pemantapan persiapan Pilpres 2014 di Pendopo Kabupaten Probolinggo, Rabu (11/6).
“Rakor ini merupakan salah satu upaya yang kami lakukan agar pelaksanan Pilpres bisa berjalan dengan maksimal, aman dan lancar dalam suasana yang kondusif,” ujar Ketua KPU Kabupaten Probolinggo M. Zubaidi.
Menurut Zubaidi, KPU melaksanakan persiapan Pilpres di 325 desa dan 5 kelurahan di 24 kecamatan di Kabupaten Probolinggo. “Seharusnya sebulan menjelang pelaksanaan KPU Kabupaten Probolinggo sudah menerima contoh logistik dari KPU Pusat seperti contoh gambar pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang digunakan di surat suara. Sehingga KPU bisa melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat,” jelasnya.
Zubaidi mengkhawatirkan, dengan belum adanya alat peraga itu akan membuat masyarakat sulit mengetahui mekanisme, pemungutan surat suara Pilpres. Oleh karenanya para pimpinan parpol dan penyelenggara pemilu diminta untuk memaksimalkan sosialisasi di berbagai kesempatan.
“Sosialisasi ini harus dilakukan di semua tingkatan baik di tingkat KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara), PPS (Panitia Pemungutan Suara) hingga PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan),” ujarnya.
Sementara Bupati Probolinggo Hj P. Tantriana Sari SE meminta, penyelenggara Pemilu agar bersikap netral. Terlebih, pemberitaan media massa saat ini yang banyak melancarkan kampanye hitam. Karena itu sebagai penyelenggara Pemilu, KPU dan Panwaslu harus memberikan pembelajaran politik yang baik.
“Kami berharap tidak ada masalah pada Pilpres. Pelaksaan Pemilihan Legislatif (Pileg) 9 April lalu sudah membuktikan Pemilu di Kabupten Probolinggo berjalan dengan baik. Pada Pilpres mendatang, kesuksesan itu harus terulang,” ujarnya.
Sedangkan Kapolres Probolinggo AKBP Endar Priantoro mengatakan, pihaknya menerjunkan 417 personel untuk pengamanan Pilpres. Mantan penyidik KPK ini memerintahkan kepada seluruh personel yang berjaga di TPS untuk mengambil langkah tegas, khususnya jika ada pihak-pihak yang mengganggu proses pemungutan suara pada 9 Juli mendatang. “Personel akan bertindak tegas untuk langsung melakukan pengamanan,” ungkapnya.
Selain Bupati Tantri yang didampingi suaminya Drs H Hasan Aminuddin, M.Si, rakor dihadiri Wakil Bupati Drs. HA. Timbul Prihanjoko, Kapolres AKBP Endar Priantoro, Kapolresta AKBP Iwan Setyawan, Dandim 0820 Letkol Inf. Heru Agung Aryandhono dan perwakilan dari Kejaksaan Negeri Kraksaan.(Dc)



COMMENTS