Dicko : Bromo fm Rabu 25/06/14. 22:00 WIB KRAKSAAN - Sebuah kata yang sangat bermakna dilontarkan oleh Wakil Gubernur Jatim Saifullah...
Dicko : Bromo fm
Rabu 25/06/14. 22:00 WIB
Rabu 25/06/14. 22:00 WIB
KRAKSAAN - Sebuah kata yang sangat bermakna dilontarkan oleh Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf saat menghadiri Haflatul Imtihan di PP Sekh Abdul Qodir Al Jaelani Desa Rangkang, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo Rabu (25/6/14). Ia berpesan kepada seluruh santri untuk tidak berpuas diri menggali ilmu disebuah yayasan atau pondok pesantren. Sebab, jika benar-benar mengabdi kepada kiyai dan benar-benar untuk belajar, disitulah akan didapatkan ilmu yang berguna dan barokah.
Pria yang akrab di sapa Gus Ipul ini menuturkan. Seorang santri harus ta'dzim terhadap kiyai, patut menterjemahkan ilmu yang diajarkannya dengan sebaik mungkin. Seorang santri harus mampu mengemas ilmu ahlisunnah waljama'ah sebagai landasan kehidupan masa mendatang.
“Saya takut, santri-santriku yang sudah sekian tahun dididik di pondok pesantren akan rusak oleh lingkungan ketika mereka terjun ke masyarakat nanti. Harapan saya adalah apa yang dilihat, didengar dan dirasakan di pesantren yang merupakan pendidikan menjadi bekal utama dalam hidup bermasyarakat” sebut Gus Ipul.
Siapapu pengasuhnya di pondok pesantren, paslti akan merasakan sedikit kekhawatiran yang ada dalam menjelang pelepasan para santri yang telah menyelesaikan jenjang pendidikannya di pesantren. Atas dasar itu pembekalan para alumni oleh bapak pengasuh menjadi menu utama dalam sebuah perpisahan yang mengharukan, paparnya.
“Saya sangat berharap kepada seluruh santri, agar mtidak menyalahgunakan ilmu yang telah ia dapat. Sementara untuk yang masih berada di podok Sekh Abdul Qodir Al Jaelani ini pergunakanlah waktumu juntuk selalu menggali potensi dan tidak habisnya untuk selalu menggali ilmu. Jangan merasa jenuh berada ,didalam pesantren, karena pesantrenlah tempat anak-anakku mencari ilmu yang barokah,” tegas Gus Ipul.(Dc)



COMMENTS