Dicko : Bromo fm Kamis 12/06/14. 08:00 WIB Pajarakan – Pondok pesantren Zainul Hasan Genggong Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probo...
Dicko : Bromo fm
Kamis 12/06/14. 08:00 WIB
Kamis 12/06/14. 08:00 WIB
Pajarakan – Pondok pesantren Zainul Hasan Genggong Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolnggo gelar haflatul imtihan pada Rabu-Kamis (11-12/6/14), pada hari pertama khusus santri putri, dan hari kedua khusus santri putra. Acara yang menjadi agenda tahunan tersebut telah memasuki yang 82. Selain dihadiri warga NU setempat hadir pula ulama dari luar Daerah.
Pada kesempatan itu,selain dari keluarga besar pengsuh Pondok Pesantren Zainul Hasan (ZAHA) Genggong, hadir pula Bupati Probolinggo Hj.P.Tantriana Sari,SE yang didampingi sang suami bapak pembangunan Kabupaten Probolinggo Drs.H.Hasan Aminuddin,M.si.
Haflatul imtihan yang merupakan agenda tahunan ini memiliki peran strategis dalam memperkenalkan peran dan kiprah madrasah atau yayasan di masyarakat terutama kiprahnya dalam dunia pendidikan. Kegiatan ini dihadiri oleh semua lapisan masyarakat dan ppara wali murid dari dalam Kabupaten maupun dari luar Kabupaten Probolinggo.
Acara tersebut diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan dilanjutkan dengan mars Pesantren Zainul Hasan Genggong, yang dilanjutkan dengan pemberian cinderamata oleh pengasun PP putri kepada santri yang berprestasi.
Sementara itu, Bupati Probolinggo Hj.P.Tantriana Sari,SE mengatakan saat memberikan
sambutan, keberadaan madrasah di tengah-tengah masyarakat sebagai sebuah instansi yang kredibel dalam mencetak generasi muda menjadi generasi yang intelek dan berakhlak serta memiliki kompetensi life skill yang mumpuni akan menjadi suatu hal familiar sehingga diharapkan masyarakat akan lebih mempercayakan pendidikan putra-putri mereka di madrasah.
“Perlu disadari dan dipahami bahwa keberhasilan dan kemajuan madrasah atau yayasan selama ini pada hakikatnya adalah karunia dan inayah Allah. Tanpa bimbingan dan hidayah Allah, mustahil madrasah ini bisa mencapai keberhasilan dan kemajuan seperti yang kita jumpai saat ini menjadi sebuah institusi besar bahkan bisa dikatakan terbesar di lingkungan pesantren,” sebut Bupati Tantri.
Selain itu, Bupati berharap agar ilmu yang didapat oleh santri menjadi ilmu yang barokah dan bermanfaat untuk diimplementasikan di tengah-tengah masyarakat, terutama kepada orang tua dan guru.
“Semoga apa yang menjadi cita-cita para santri baik itu putri maupun putra akan terkabulkan, semoga mereka para santri akan mampu menerapkan ilmu dendgan sebaik mungkin,” kata Bupati Tantri.(Dc)



COMMENTS